Beritainternusa.com,Gunungkidul – Sebanyak 6 pasangan dari berbagai daerah mengikuti akad nikah massal di kawasan Pantai Krakal, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (08/06/2022) sore.
Ketua Panitia “Nikah Bareng Segoro Kidul” Ryan Budi Nuryanto mengatakan, acara ini digelar untuk kedua kalinya di Gunungkidul. Sebelumnya kami gelar di Gua Ngingrong, yang kedua ini di Pantai Krakal,” jelas Ryan. Gelaran Nikah Bareng ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Laut Sedunia.
Lobster goreng pun dihadirkan sebagai simbol peringatan sekaligus menjadi mahar bagi tiap pasangan yang menjadi peserta.
Ryan mengatakan Nikah Bareng Segoro Kidul digelar sekaligus untuk mempromosikan destinasi wisata pantai di Gunungkidul.
Menurutnya, kawasan pantai di wilayah ini sangat ideal untuk gelaran pernikahan. Wedding tourism seperti ini sangat cocok dikembangkan di Gunungkidul,” ujarnya.
Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto turut hadir dalam acara Nikah Bareng ini. Ia pun sempat menjadi saksi saat proses akad nikah sejumlah pasangan tersebut. Seperti Ryan, ia menilai acara ini bisa dimanfaatkan untuk promosi wisata pantai Gunungkidul.
Selain itu, ini sekaligus menunjukkan bahwa Gunungkidul aman dan nyaman untuk dikunjungi wisatawan. Acara nikah bareng ini juga berbeda dan sangat unik,” kata Heri.
Satu dari pasangan yang ikut dinikahkan dalam Nikah Bareng Segoro Kidul adalah Novia Sri Libertiana dan Nur Diantoro. Keduanya berasal dari Kota Yogyakarta.
Novia mengatakan terkesan dengan acara ini karena berbeda dari akad nikah pada umumnya. Ia sendiri mengetahui acara ini dari salah satu iparnya. Kebetulan ipar saya juga ikut mendaftar, jadi kami nikah bareng di sini,” tuturnya.
Wabup Gunungkidul Tak Menyangka Jadi Saksi di Nikah Bareng Segoro Kidul. Kehadiran Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto dalam Nikah Bareng Segoro Kidul di Pantai Krakal, Tanjungsari terbilang istimewa.
Pasalnya, ia turut menjadi saksi bagi sejumlah pasangan yang nikah pada Rabu (08/06/2022) sore itu. Mengenakan pakaian jas resmi lengkap dengan peci, Heri duduk di hadapan pasangan calon nikah.
Begitu janji nikah dinyatakan sah, ia kemudian bergeser ke pasangan lain. Ia mengaku tidak menyangka sama sekali bisa menjadi saksi nikah bagi para pasangan tersebut.
Apalagi aksi tersebut dilakukan secara spontan. Tak terbayangkan sama sekali, tapi seru juga ternyata,” kata Heri. Ia pun juga merasa senang karena bisa ikut menyaksikan langsung momen bahagia dari para pasangan tersebut. Terutama karena akad nikah digelar dengan cara yang berbeda.
Heri berharap para pasangan yang dinikahkan ini bisa memegang penuh janjinya hingga akhir hayat. Termasuk membina keluarga yang sakinah. Semoga mereka kelak juga dikaruniai anak-anak yang soleh pada orang tuanya,” kata Heri.
Dwi Retno Ayuningsih dan Agus Widodo, adalah pasangan yang akad nikahnya disaksikan langsung oleh orang nomor dua di Gunungkidul itu.
Adapun Heri duduk persis di sebelah pasangan ini. Retno mengaku terharu karena momen sakralnya itu disaksikan langsung oleh pejabat teras Gunungkidul. Kebahagiaannya kian berlipat karena menikah di tempat yang istimewa. Momen ini pastinya akan saya ingat seumur hidup,” kata warga asal Tepus ini.
Ketua Panitia Nikah Bareng Segoro Kidul, Ryan Budi Nuryanto mengatakan pendaftaran acara ini dibuka secara umum.
Enam pasangan yang hadir tidak hanya berasal dari Gunungkidul dan DIY, bahkan ada pula dari luar Jawa. Selain lokasi pantai, keunikan acara nikah massal ini terletak pada mahar yang diberikan. Selain cincin nikah, panitia menjadikan lobster goreng sebagai mahar untuk semua pasangan.
Semuanya kami siapkan secara gratis untuk pasangan yang ikut serta,” jelas Ryan.
[Admin/tbbin]
