Beritainternusa.com,Jakarta – Sebanyak tujuh warga meninggal dunia akibat longsor yang terjadi di wilayah Kota Jayapura. Bencana ini bermula ketika hujan dengan intensitas tinggi dari Rabu (5/1/2022) sore hingga Kamis (6/1/2022) pagi.
Lokasi longsor pertama terjadi Dok V Atas kelurahan Trikora ada tiga korban jiwa yang tertimbun yakni, John Itlay (23), Gidion Itlay (18) dan Theo Itlay (18). Kemudian TKP kedua yaitu di kompleks Bhayangkara yang memakan korban jiwa sebanyak dua orang yakni Bapak Junaedi (68) dan Ibu Sudarti (67) sedangkan korban luka-luka ada dua orang yang merupakan anggota polri yakni Ainul (22) dan Jordan (22),” kata Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, Sabtu (8/1/2022).
Lokasi ketiga di APO Kali terdapat satu korban jiwa yaitu Antonieta (39) dan kritis satu orang yakni Martina (15). Sedangkan di lokasi keempat, yakni di belakang Kantor POM AD XVII Cenderawasih terdapat satu orang meninggal dunia karena tertimbun, yakni Asniati (35).
Jadi korban keseluruhan akibat longsor dan tertimbun di wilayah Kota Jayapura ada tujuh orang di empat lokasi. Kepada para korban sendiri sudah dilakukan evakuasi oleh petugas dan dibawa ke rumah sakit baik yang meninggal dunia maupun dirawat,” ujarnya.
Gustav mengimbau, bila terjadi curah hujan yang cukup tinggi dan terus-menerus masyarakat diminta agar mengungsi. Terutama untuk masyarakat yang tinggal di lereng tebing agar mengamankan diri atau berpindah.
Karena lokasi tersebut merupakan daerah rawan longsor, apalagi hujan yang terus menerus tersebut mengakibatkan tanah gembur atau tanah yang di atas akan menimpa pemukiman atau daerah yang dibawahnya,” terangnya.
PLN bergerak cepat untuk menormalkan suplai listrik ke pelanggan pascacuaca ekstrem yang terjadi Kamis hingga Jumat kemarin di Kota Jayapura. 225 petugas dikerahkan untuk perbaikan 107 gardu dari total 220 gardu terdampak telah berhasil dipulihkan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Abdul Farid mengatakan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk memulihkan sistem kelistrikan di Kota Jayapura.
Saat ini progresnya sudah 48, dimana 113 gardu yang beberapa di antaranya roboh dan terendam masih dalam pemulihan oleh petugas kami di lapangan,” ujarnya, Sabtu (8/1/2022).
Berikut lokasi-lokasi terdampak di Kota Jayapura;
– Lokasi Distrik Heram: Gelanggang Remaja dan Ekspo Waena
– Lokasi Distrik Abepura: Komplek Organda, Kantor Otonom, BTN Skyland, Pasar Youtefa, BTN Tanah hitam, Kali Acai,
Lokasi pusat Jayapura Kota: Gaja Putih, Kalam Kudus, Pasar Ampera, Paldam, Ajendam, RS Marthen Indey, Kodam Lama, Kodam Baru, belakang Terminal Entrop, APO Kali, RSUD Dok II, Bhayangkara, Yapis, Dok V Atas, Macan Tutul dan Gedung Negara.
Mohon maaf atas ketidaknyamanan ini, untuk sementara listrik di lokasi-lokasi tersebut masih belum dapat kami nyalakan. Kami upayakan suplai listrik untuk pelanggan dapat segera pulih,”ujar Farid.
Sementara itu, Farid menambahkan suplai daya dari pembangkit dalam kondisi aman. “Puji syukur untuk pembangkit dalam kondisi yang baik. Mohon doanya agar petugas kami dapat menyelesaikan perbaikan jaringan dengan cepat dan listrik dapat kembali normal,” tutupnya.
[Admin/md]





