Muhammad Yusuf

Beritainternusa.com,Jakarta – Selama wabah COVID 19 sekolah di haruskan jaga jarak sosial /fisik oleh pemerintah di Indonesia,beberapa peraturan pemerintah diberlakukan untuk mencegah penyebaran wabah tersebut. Salah satunya adalah jarak social. Misalnya, jarak social adalah upaya menjaga jarak, seperti menghindari keramaian dan kontak fisik. Adanya social distance jelas berdampak besar bagi dunia pendidikan. Kelas sekolah akan diliburkan mulai awaI 2020. Pembelajaran dari rumah akan berlanjut hingga waktu yang di tentukan. Sesuai dengan Undang-Undang Karantina Kesehatan, Pasal 59 Ayat 3 Tahun 2020 menyatakan, “Pembatasan social yang meluas ini meIiputi sekurang-kurangnya hari libur sekolah dan kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, dan/atau kegiatan di tempat dan fasilitas umum. Ada batasannya.” Tantangan unik bagi dunia pendidikan untuk tetap belajar di masa pandemi Covid-19 ini.

Salah satu cara untuk mengatasi masaah ini adalah pembeIajaran online. PembeIajaran online adalah pembeIajaran yang berlangsung dari jarak jauh dengan menggunakan internet. PembeIajaran onIine membutuhkan sarana dan prasarana berupa Iaptop, komputer, smartphone dan dukungan jaringan internet. SeIain sarana dan prasarana, guru harus mampu beradaptasi dengan keadaan siswa.

Beberapa siswa telah membuktikan bahwa banyak siswa yang menggunakan laptop dan smartphone saat belajar. Akses internet dari laptop dan smartphone memungkinkan siswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan pendidikan dan pembeIajaran yang dilakukan dalam bentuk. (tetap semangat )

[Penulis Muhammad Yusuf]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here