Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya

Beritainternusa.com,Jatim – Wakil Wali Kota Madiun, Inda Raya, menyumbangkan gajinya sebesar Rp 22 juta per bulan bagi warga yang terdampak pandemi Covid-19.

Diketahui bukan hanya saat PPKM Darurat saja, Inda Raya melakukan aksi tersebut sejak PPKM Mikro diberlakukan di Kota Madiun.

Nawaitu dan seizin suami, seluruhnya. Kalau kemarin-kemarin memang sudah bantu yang terdampak, entah sudah berapa, nggak pernah hitung wong gak pake nota. Di rekening habis, top up, habis lagi, top up lagi. Tidak ada rencana sampai kapan, sampai sekuatnya. Insyaallah akan selalu bantu,” katanya, Minggu (18/7/2021) seperti yang dikutip awak media.

Pihaknya mengatakan, kondisi pandemi memang membuat banyak warga yang terdampak.

Ia juga yakin, bukan hanya dirinya saja yang membantu warga, namun ada banyak pihak-pihak lain yang menolong mereka yang terdampak pandemi Covid-19.

Saya yakin semua masyarakat juga sudah sangat bahu-membahu kok, dengan kapasitas masing-masing dan dengan cara masing-masing,” katanya.

Dirinya juga mengatakan, dari aksinya tersebut ia tidak ingin ada hal-hal lain di belakangnya.

Saya nggak mau nanti dipolitisir dan gak bermaksud mendiskreditkan pejabat lainnya, jadi bukan hal yang luar biasa. Karena semuanya juga sudah banyak membantu,” kata Wawali Inda.

Lantas siapakah sosok dirinya?

Diberitakan sebelumnya, mengutip situs Pemkot Madiun, Inda Raya lahir di Madiun pada 3 Desember 1981.

Inda merupakan Wakil Wali Kota Madiun periode 2019-2024.

Saat Pilkada 2018, Inda dan pasangannya, Maidi, diusung lima partai besar.

Inda dan Maidi diusung PDIP, PKB, PAN, PPP, dan Partai Demokrat.

Ia resmi dilantik menjadi Wakil Wali Kota bersama Wali Kota Madiun, Maidi, pada 29 April 2019, setelah memenangkan Pilkada 2018.

Inda dan Maidi dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, di Gedung Grahadi.

Kala itu, Inda dan Maidi diarak menggunakan dua kereta kencana saat tiba di Madiun usai dilantik.

Riwayat Pendidikan

– SD Madiun Lor IX/XII (Endrakila)1987-1994;

– SMP Negeri 1 Madiun 1994-1997;

– SMA Negeri 2 Madiun 1997-2000;

– Universitas Trisakti Jakarta 2005;

– University of Wollongong Sydney Australia 2007.

Pengalaman Organisasi

– Ketua PRSI Kota Madiun 2004;

– Pengurus Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia Jateng (AIMI) (2011);

– Anggota Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) (2012);

– Anggota Womenpreneur Community (WPC) (2012);

– Bendahara Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi (GNPK-RI) Jawa Tengah (2016);

– Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (2014-2019);

– Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Bidang Pariwisata (2019-2024).

[Admin/tb]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here