barang bukti kejahatan gendam di Pacitan

Beritainternusa.com,Pacitan – Seorang Ibu rumah tangga yang bernama Siti Jaenab (60) warga RT/RW 004/II Dusun Jelok, Desa Kayen, Kecamatan Pacitan menjadi korban kejahatan gendam oleh dua orang tak dikenal pada Jumat (19/3/2021) siang sekitar pukul 12.30 WIB.

Menurut pengakuan korban kepada kepolisian setempat,  pada Jumat siang rumahnya didatangi orang tak dikenal menanyakan alamat rumah batik saji. Pelaku berjumlah dua orang yang satu menghampiri korban dan yang satu didalam mobil. Ciri-ciri pelaku memakai sorban dan jubah menggunakan mobil avanza dengan nomor polisi N 92xx.

Sementara seorang pelaku yang berada di dalam mobil memanggil korban untuk mendekat kemobil dan dikatakan akan membantu doa kepada korban agar usaha korban laris dan lancer.

Kemudian korban diminta membuka telapak tangan untuk diberikan doa, selanjutnya pelaku melihat ada tiga cincin yang dipakai korban dan memerintahkan untuk dilepas dan diberikan kepada pelaku untuk didoain.

Ternyata korban menuruti permintaan pelaku dengan memberikan tiga cincin tersebut. Kemudian pelaku mengembalikan lagi kepada korban dengan dibungkus tisu dan berpesan agar dibuka setelah maghrib.

Usai peristiwa itu, kemudian kedua pelaku meninggalkan korban. Setelah itu korban langsung membuka bungkusan tisu yang ternyata isinya 3 buah batu kerikil. Akibat peristiwa ini, korban mengaku mengalami kerugian materi kurang lebih Rp5 juta.

Adapun jajaran kepolisian setempat sudah mendapatkan barang bukti berupa tiga lembar bukti pembelian cincin, tiga kerikil dan tiga lembar tisu bekas bungkus kerikil. Aparat kepolisian sendiri memastikan korban tidak melapor dengan alasan sudah mengikhlaskan kejadian itu.

Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono mengatakan jajaran polres Pacitan tengah mengejar pelaku penipuan dan meminta masyarakat jika melihat untuk aktif melaporkan. Apakah masih di Pacitan atau sudah tidak lagi, mengingat platnya N  atau luar area Pacitan,”ujarnya, Sabtu (20/3/2021).

Terkait kejadian tersebut Kapolres Pacitan menghimbau masyarakat agar  lebih waspada dan hati-hati terhadap orang yang belum dikenal untuk menghindari kemungkinan terjadinya tindak pidana.

Sudah dihimbau, melalui bhabinkamtibmas superman, melalui grup Whatsapp Massanger (WA) patuh yang berisi seluruh ketua RT, RW, Kasun, Kades, Camat se-kabupaten Pacitan agar hati-hati modus seperti demikian, dan apabila menemukan segera lapor, tidak main hakim sendiri,”kata Kapolres.

Tak hanya itu, Kapolres Pacitan juga menekankan untuk memaksimalkan peran Poskamling di sekitar RT dan RW.

Tingkatkan Poskamling tangguh yang telah dibentuk, dari kepolisian tim Buser Polres dan Polsek sudah bergerak,”pungaksnya.

[Admin/pct]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here