Boyamin Saeman

Beritainternusa.com,Jakarta – Dugaan kasus suap di Ditjen Pajak Kementerian Keuangan tengah diusut KPK. Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) meminta KPK segera membongkar kasus suap tersebut.

Saya sudah mendengar tentang adanya isu suap itu. Tetapi kemudian proses itu kan, apa pun yang meletupkan, seperti membuka kepada publik, itu KPK ya. Untuk itu, semestinya KPK harus cepat (diusut),” jelas Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, kepada wartawan, Rabu (3/3/2021).

Boyamin mengatakan sudah ada beberapa aduan terkait ‘suap’ di tubuh Ditjen Pajak. Oknum-oknum tersebut, kata Boyamin, bersekongkol dengan wajib pajak.

Oknum-oknum itu di pajak yang katakanlah ‘bermain’ dengan wajib pajak dan dugaan itu. Ada dugaan suap,” terang Boyamin.

Boyamin mempercayakan penyelesaian kasus ini kepada KPK. Pasalnya, KPK sudah beberapa kali menuntaskan kasus suap di Tanah Air.

Sudah berpengalaman KPK, maka harus segera dituntaskan ini,” ucap Boyamin.

Diberitakan sebelumnya, KPK tengah mengusut dugaan kasus suap puluhan miliar rupiah di Ditjen Pajak Kemenkeu. Meski tersangka belum diumumkan, KPK telah mengungkap modus suap di Ditjen Pajak.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menyebut modus suap di Ditjen Pajak seperti kasus-kasus suap yang terjadi sebelumnya. Menurutnya, suap di Ditjen Pajak terkait pengurusan pajak sebuah perusahaan agar pajak perusahaan yang dimaksud bernilai rendah.

Kalau di pajak kan modusnya seperti itu, gimana caranya supaya WP (wajib pajak) bayar pajak rendah dengan cara menyuap pemeriksanya agar pajaknya diturunkan,” kata Alex kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (2/3/2021).

Alex menyebut kasus suap ini diduga melibatkan pejabat di Ditjen Pajak. Suapnya diduga bernilai puluhan miliar rupiah.

Alex belum bisa membeberkan secara gamblang terkait dugaan suap di Ditjen Pajak itu. Menurutnya, penyidik KPK masih berproses dengan mengumpulkan alat bukti untuk menetapkan tersangkanya.

[Admin/dt]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here