kondisi hutan yang terbakar

Beritainternusa.com,Jakarta – Sekelompok ilmuwan mengatakan pandemi di masa depan akan lebih mematikan dan menyebar lebih cepat jika kita tidak menghentikan kerusakan lingkungan.

“Ada satu spesies yang bertanggung jawab atas terjadinya pandemi Covid-19–kita,” kata kelompok ilmuwan yang menulis di artikel dipublikasikan oleh situs Intergovernmental Science-Policy Platform on Biodiversity and Ecosystem Service (IPBES).

“Kita punya satu kesempatan kecil dalam menghadapi krisis saat ini, yaitu untuk tidak menyemai benih kerusakan dan menuai akibatnya.”

Laman CNN melaporkan, Senin (12/5), profesor Josef Settele, Sandria Diaz dan Eduardo Brondizio dan Dr Peter Daszak menuangkan hasil penelitian mereka dalam laporan IPBES Global yang dinilai banyak kalangan sebagai rujukan paling menyeluruh tentang kerusakan alam dengan memuat satu juta species flora dan fauna yang berada di ambang kepunahan dalam beberapa dasawarsa ke depan.

“Penggundulan hutan yang merajalela, perluasan pertanian yang tidak terkendali, pembangunan infrastruktur pertambangan, dan juga eksploitasi spesies liar telah menciptakan ‘badai sempurna’ untuk munculnya penyakit dari alam liar ke manusia,” kata para ilmuwan itu.

“Ini kerap terjadi di komunitas yang hidupnya paling rentan terhadap penyakit menular.”

Para ilmuwan memperingatkan bahwa semua ini hanyalah bagian awalnya. Sekitar 1,7 juta jenis virus yang belum diidentifikasi dari jenis sudah menjangkiti manusia diyakini masih berada di tubuh mamalia dan burung liar.

Para ilmuwan memberikan saran untuk menghadapi pandemi di masa depan.

-perkuat aturan tentang lingkungan hidup–“berikan paket stimulus yang bisa memberikan insentif bagi kegiatan bertema keberlangsungan alam.”

-Lakukan pendekatan “Satu Kesehatan’ dalam pengambilan kebijakan untuk memahami keterkaitan yang rumit di antara kesehatan manusia, hewan, tanaman dan lingkungan bersama.

-Sistem kesehatan harus diberi pendanaan yang memadai di berbagai negara dengan tingkat risiko penyebaran penyakit yang tinggi. Para ilmuwan menyarankan bantuan keuangan global untuk membangun klinik, program pengawasan, dan kerja sama dengan penduduk asli dan komunitas lokal.

[Admin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here