Said Didu

Beritainternusa.com,Jakarta – Mantan Sekretaris BUMN, Said Didu, kembali tidak menghadiri panggilan Bareskrim Polri. Rencana, Said Didu akan diperiksa kasus dugaan pencemaran nama baik.

Meski kliennya tidak hari, kuasa hukum Said Didu mendatangi Bareskrim Polri untuk menyampaikan surat ke penyidik.

“Hari ini klien kami, Pak Said Didu tidak hadir ke Bareskrim. Kami ke sini kirim surat ke penyidik meminta pemeriksaan dilakukan di rumah klien kami,” kata Damai Hari Lubis, kuasa hukum Said Didu, di Kantor Bareskrim Polri Jakarta, Senin (11/5).

“Kami minta kerja sama penyidik Polri yang ke rumah klien kami karena anggota polisi ¬†¬†memiliki hak sebagai penegak hukum dan pelayan publik untuk memeriksa ke rumah, sehubungan adanya pandemi COVID-19 dan PSBB,” tutur Damai Hari Lubis.

Damai Hari Lubis menambahkan, kliennya dan para pengacara yang membela harus tetap mematuhi kebijakan Pemerintah yakni pemberlakuan PSBB demi mencegah penularan Covid-19.

Hari ini merupakan penjadwalan ulang bagi Said Didu yang tidak hadir pada panggilan pertama, Senin (4/5) pekan lalu.

Pada panggilan pertama, Said Didu meminta pemeriksaan dijadwal ulang karena dirinya mematuhi aturan PSBB dari pemerintah.

Sebelumnya, Said Didu dilaporkan ke Bareskrim Polri terkait kasus pencemaran nama baik Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.

Menkomaritim Luhut membawa Said Didu ke jalur hukum karena tidak terima dengan pernyataan Said Didu dalam sebuah wawancara melalui situs berbagi video, YouTube.

Luhut mengerahkan empat kuasa hukum yang akan memproses atau sebagai perwakilan dari Luhut di kasus dugaan pencemaran nama baik tersebut.

Sementara dari pihak Said Didu menunjuk seorang kuasa hukum purnawirawan, Letkol CPM (Purn) Helvis untuk memimpin ratusan advokat lainnya.

[Har]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here