suasana jakarta saat psbb

Beritainternusa.com,Jakarta РKepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta  Andri Yansyah menyatakan pihaknya telah menutup 25 perusahaan yang masih menjalankan aktivitas selama pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dia menyebut jumlah tersebut merupakan data pelaksanaan sidak hingga Jumat (17/4) di lima kota administrasi dan satu kabupaten di Jakarta.

“Sampai Jumat, ada 25 perusahaan ditutup sementara dan 190 perusahaan diberikan peringatan atau pembinaan,” kata Andri saat dihubungi, Sabtu (18/4).

Rinciannya yakni 54 perusahaan di Jakarta Pusat, 45 perusahaan di Jakarta Barat, dan 33 perusahaan di Jakarta Utara. Kemudian ada 38 perusahaan di Jakarta Timur, 41 perusahaan di Jakarta Selatan, serta 4 perusahaan di Kepulauan Seribu.

Dia menjelaskan sanksi penutupan sementara itu diberikan kepada sektor usaha yang tidak dikecualikan berdasarkan Pergub PSBB.

Sementara itu, perusahaan tak laksanakan protokol kesehatan akan ditegur.

“Kami lakukan teguran apabila menemui perusahaan yang tidak melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” jelas dia.

Sebelumnya, PSBB di Jakarta dimulai pada Jumat (10/4/2020) pukul 00.00 hingga 14 hari ke depan atau sampai Jumat (23/4/2020). Kendati begitu, pelaksanaan PSBB masih dapat dilakukan perpanjangan.

Selain itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengharapkan dengan adanya PSBB Jakarta, masyarakat diharapkan untuk berada di rumah dan mengurangi kegiatan di luar rumah.

“Diharapkan untuk berada di rumah berada di lingkungan rumah, mengurangi bahkan meniadakan kegiatan di luar. Pada pronsipnya ini untuk memotong mata rantai penularan Covid-19 di mana Jakarta menjadi episenter,” tutur Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2020).

[Admin]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here