Bupati Tangerang Zaki Iskandar

Beritainternusa.com,Banten – Pemerintah Kabupaten Tangerang mengeluarkan pedoman Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB), yang akan dilaksanakan selama 14 hari ke depan, mulai Sabtu (18/4). Peraturan Bupati Tangerang Nomor 20 Tahun 2020 tentang pedoman PSBB dalam percepatan penanganan Covid-19 ini mengatur 47 pasal untuk menjadi pedoman pelaksanaan PSBB.

“Saya sudah tanda tangan Peraturan Bupati sebagai pedoman PSBB percepatan penanganan covid-19 di Kabupaten Tangerang. Peraturan Bupati ini dimaksud sebagai pedoman pelaksanaan PSBB dalam rangka percepatan pedoman pelaksanaan PSBB dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Tangerang,” kata Bupati Tangerang A Zaki Iskandar di Tigaraksa, Jumat (17/4).

Tujuan Peraturan Bupati meliputi pembatasan kegiatan tertentu dan pergerakan orang dan atau barang untuk mencegah penyebaran Covid-19, meningkatkan antisipasi perkembangan eskalasi penyebaran Covid-19, serta memperkuat upaya penanganan kesehatan akibat Covid-19 dan menangani dampak sosial dan ekonomi penyebaran Covid-19.

Dia menegaskan, pelaksanaan PSBB diberlakukan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang, dan lebih diperketat di beberapa wilayah kecamatan, dalam bentuk pembatasan aktivitas luar rumah yang dilakukan oleh yang berdomisili dan atau kegiatan di wilayah daerah.

Selama pemberlakukan PSBB setiap orang wajib mematuhi seluruh ketentuan dalam pelaksanaan PSBB, ikut serta dalam pelaksanaan PSBB, melaksanakan hidup bersih dan sehat (PHBS) dan menggunakan masker di luar rumah.

Selain itu, Bupati Zaki menegaskan harus menjaga jarak, membatasi kegiatan di luar rumah jika tidak ada keperluan yang mendesak, menjalankan ibadah di rumah ibadah, membiasakan untuk cuci tangan dengan sabun atau hand sanitzer sebelum dan sesuah melaksanakan aktivitas.

“Bentuk pembatasan PSBB yaitu pembatasan aktivitas luar rumah yang dilakukan oleh setiap orang berdomisili dan atau berkegiatan di wilayah daerah,” ujarnya.

Pembatasan aktivitas meliputi proses belajar mengajar di sekolah atau instansi pendidikan lainnya; pembatasan proses bekerja di tempat kerja atau kantor; pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum; pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum; pembatasan kegiatan sosial budaya dan pembatasan penggunaan moda transportasi untuk pergerakan orang dan barang.

Ada beberapa kecamatan yang lebih diperketat pembatasan aktivitas warga yaitu di Kelapa Dua, Curug, Pagedangan, Cisauk, Pasar kemis, Cikupa, Jayanti, Tigaraksa, Kosambi dan Teluknaga.

“Perbub ini berlaku di seluruh kecamatan di Kabupaten Tangerang, hanya saja ada beberapa kecamatan yang lebih diperketat, walaupun Perbub ini berlaku di seluruh kecamatan di Kabupaten tangerang,” tegas Zaki.

Lanjutnya, Pemkab Tangerang berharap seluruh gugus tugas, baik gugus tugas Kabupaten, gugus tugas Kecamatan dan Desa/Kelurhanan dan sampai RT/RW melaksanakan tugas memberikan informasi pelaksanaan PSBB.

“Saya berharap seluruh gugus tugas, elemen masyarakat baik RT/RW, tokoh masyarakat dan begitu juga alim ulama ikut disiplin dan membantu pemerintah sesuai anjuran protokol covid selama PSBB ini untuk 14 hari ke depan,” tandas Zaki.

[Nur/Har]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here