Beritainternusa.com, -Polisi  menangkap 6 orang warga Samarinda, terduga pengedar 600 gram sabu, serta 1.700 butir ekstasi, di Samarinda, mulai Selasa (17/3) malam, hingga pagi hari tadi. Keenam tersangka kini dijebloskan ke penjara.

Polisi lebih dulu menangkap tersangka Welly (30), di kawasan Jalan Pahlawan, sekitar pukul 22.00 Wita. Dari penangkapan Welly,polisi  terus bergerak cepat sehingga menangkap terduga bandar narkoba, Jatmiko (30).

“Pengembangan terakhir adalah kepada J (Jatmiko),” kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman, di kantornya, Rabu (18/3).

Arif menerangkan, sebelum menangkap Jatmiko, polisi menangkap 4 pelaku lain, di berbagai tempat di Samarinda. Tidak ada perlawanan saat diciduk di rumahnya.

Di rumah Jatmiko, di kawasan Jalan Pangeran Suryanata, polisi melakukan penggeledahan. Ditemukan 696 gram sabu, dan ekstasi berjumlah 1.700 butir.

“W (Welly) itu adalah pengguna, pembeli, dan juga yang lainnya yang kita tangkap, adalah pelanggan J. Mereka satu jaringan. Barang bukti ini, kita temukan semua di rumahnya J,” kata Arif.

Arif menjelaskan, penyidik terus mengembangkan asal usul dan tujuan penjualan narkoba, tidak kurang dari Rp600 juta itu. “Pengungkapan tadi malam, sampai subuh tadi sekitar jam 5 pagi. Iya, sekitar 7 jam,” ungkap Arif.

Kesemua tersangka, lanjut Arif, merupakan pemain baru dalam bisnis haram itu. Mereka dijerat UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. “Ancamannya 10 tahun penjara. Pelanggan lainnya, dari saudara J ini, sedang kami telusuri, kami dalami,” kata Arif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here