Massa pengemudi ojek online di Babarsari.

Beritainternusa.com,Yogyakarta – Bentrokan terjadi antara pengemudi ojek online dengan kelompok debt collector (DC) terjadi di Kabupaten Sleman, Kamis (5/3). Bentrokan ini terjadi sebanyak dua kali yaitu di sekitaran kantor Grab perwakilan DIY, Kompleks Ruko Casagrande dan di daerah Babarsari.

Bentrokan di sekitaran kantor Grab yang ada di Jalan Ring Road ini sempat diwarnai aksi saling lempar antarkedua massa sekitar pukul 14.00 WIB. Bentrokan ini berhasil diredam oleh petugas dari Polres Sleman.

Tak lama berselang dari bentrokan pertama, bentrokan kembali terjadi di daerah Babarsari sekitar pukul 16.00 WIB. Bentrokan ini bermula saat beredar kabar ada penyerangan terhadap pengemudi ojek online oleh kelompok DC di daerah Babarsari. Selain itu, adapula kabar perusakan sepeda motor milik pengemudi ojek online oleh kelompok DC.

Kabar penyerangan ini membuat massa pengemudi ojek online berkumpul di daerah Babarsari. Akibat bentrokan ini jalan Babarsari harus ditutup. Massa pengemudi ojek online ini baru membubarkan diri sekitar pukul 19.30 WIB. Usai ada jaminan dari pihak kepolisian yang akan memproses kasus penyerang terhadap pengemudi ojek online.

Kapolres Sleman, AKBP Rizki Ferdiansyah mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan sekelompok DC kepada pengemudi ojek online.

“Polisi lagi dalami sebenarnya kejadian awal apa. Jangan sampai kejadian awal apa nanti dihembuskannya apa gitu. Kayak gini kan tidak ada informasi yang pasti. Tugas kami nanti telusuri dari awal masalahnya apa mudah-mudahan nanti ketemu benang merahnya,” tegas Rizki.

Terkait adanya perusakan dan penyerangan kepada pengemudi ojek online, Rizki menerangkan pihaknya masih akan melakukan penyelidikan. Hingga saat ini belum ada laporan korban yang terverifikasi oleh petugas kepolisian.

“Itu belum pasti (adanya korban penyerangan). Makanya, saya tadi tanya itu dirawat di mana, siapa korbannya, di mana posisi korban yang dibacok. Tadi ngasih beberapa barang bukti ke kita nanti kita telusuri,” papar Rizki.

Rizki memastikan polisi akan menjamin keamanan para pengemudi online saat bekerja. Rizki menerangkan pihaknya pun akan menelusuri kasus bentrokan antara pengemudi ojek online dengan kelompok DC.

Rizki mewanti-wanti kepada kedua kelompok agar memercayakan penanganan masalah hukum ke pihak kepolisian. Rizki pun meminta kedua belah kelompok agar tidak saling balas membalas menyerang.

“Mereka tadi kan minta keamanan. Bahwa melakukan aktivitas bekerja supaya aman. Saya jamin mereka beraktivitas. Nanti tugas saya berkomunikasi dengan mereka. Jangan sampai ada balas membalas,” tegas Rizki.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here