Beritainternusa.com,Jakarta – Program PTSL yang digadang-gadang mampu memberikan pelayanan pengurusan sertipikat dengan mudah ternyata terkendala dengan lambannya PT.KAI dalam menyikapi permasalahan antara tanah warga dan asset PT.KAI Indonesia (Persero)

Ada kurang lebih 20 an warga kalianyar tambora mengurus sertipikat disepanjang jalan kalianyar, yang sampai saat ini belum juga mendapat kejelasan dari pihak PT.KAI Indonesia (Persero).

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Barat sudah mengirim surat kepada PT.KAI  tentang penjelasan asset PT.KAI Indonesia (Persero) yang berada disepanjang kalianyar X Kelurahan kalianyar  kecamatan Tambora Kota Administerasi Jakarta barat.

Dengan nomor 10110/31.73.PTSL/IX/2018 tanggal 12 november 2018 tersebut  memohon penjelasan informasi asset PT.Kereta Api Indonesia (Persero) di Jalan Kali Anyar ,Kecamatan Tambora Jakarta Barat, terkait Program pendaftaran PTSL Tahun 2018.

PT.KAI Indonesia (Persero) Telah menjawab Surat dari BPN tanggal 2 Januari 2019  Nomor: KA.205/1/1/DO.1-2019 dalam jawaban tersebut, PT.KAI Indonesia (Persero) telah berkordinasi dengan pihak Kelurahan Kalianyar dan melakukan survey lokasi .

Sesuai data asset yang dimiliki bahwa lokasi tersebut termasuk dalam tanah asset milik PT .KAI Indonesia (Persero ).

Berdasarkan hal-hal tersebut PT.KAI Indonesia (Persero ) meminta tidak memproses permohonan PTSL. Surat tersebut yang membuat BPN tidak bisa memproses sertipiakt warga tersebut.

Ada salah satu warga yang mengajukan permohonan sertipikat secara rutin, dan memang obyek tanah tersebut, jauh dari rel kereta api.

Dari hasil komfirmasi beritainternusa.com, pihak BPN dan PT.KAI sudah survai lokasi bersama, namun sampai saat ini tidak di jelaskan batas – batas asset PT.KAI Indonesia (Persero).

BPN siap ukur bersama dan dipatok batas-batasnya , dimana asset PT.KAI Insdonesia (Persero), jika yang masuk asset , ya harus diberi penjelasan agar tidak lama menunggu, dan bagi yang tidak masuk asset PT.KAI Indonesia (Persero ) diberikan Haknya. tegas pegawai BPN tersebut.

BPN juga tidak mau dianggab buruk dalam pelayanan, setiap hari masyarakat komfirmasi hal ini, tapi BPN menunggu dari PT.KAI Indonesia ( Persero )” jelasnya ”

Menurut keterangan salah satu warga ,warga kali anyar yang sampai saat ini tidak mendapat jawaban yang pasti oleh PT.KAI Indonesia ( Persero) dalam waktu dekat akan ramai-ramai komfirmasi masalah tersebut ke PT. KAI Indonesia (Persero).

Dari pantauan Beritainternusa.com PT.KAI Indonesia ( Persero) memang sangat lamban memberi penjelasan atau menyikapi hal tersebut,seharusnya PT.KAI Indonesia (Persero) bersama-sama dengan BPN diplot atau di ukur , supaya bisa mengetahui abyek mana saja yang masuk dalam asset PT.KAI Indonesia (persero),dan yang tidak masuk segera bisa diproses lanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here