Beritainternusa.com,Jakarta – Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno angkat bicara terkait hasil lembaga survei Indobarometer yang menempatkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto sebagai menteri berkinerja terbaik. Sandiaga mengucapkan selamat kepada bos sekaligus duetnya dalam Pemilihan Presiden 2019 lalu itu.

“Tentunya beliau sangat memahami bidang pertahanan dan kinerja beliau dalam 3 bulan terakhir ini menjadi perbincangan bukan hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri. Saya baru pulang dari Jepang juga kunjungan ke Kuala Lumpur baru-baru ini, semua memuji langkah-langkah Pak Prabowo karena membawa satu harapan baru,” kata Sandiaga di Rumah Siap Kerja, Jakarta Selatan, Sabtu (22/2).

Selain memahami pertahanan, menurut Sandiaga, sejak menjabat menteri, pernyataan disampaikan Prabowo kepada publik sangat menyejukan. Tak hanya itu, sejak tiga bulan menjadi anak buah Presiden Joko Widodo, Prabowo dinilai Sandiaga telah sangat baik menjalankan satu program.

“Statement-statement yang beliau keluarkan itu statement yang sangat menyejukkan di tengah dunia yang penuh ketidakpastian ini. Pak Prabowo menjadi suatu oase dan sebagai tentunya pembantu presiden. Pak Prabowo sudah menjalankan satu program yang menurut saya di atas ekspektasi masyarakat dalam dan luar negeri,” ujarnya.

Dia pun berharap Prabowo dapat menjadi lokomotif terdepan dalam memajukan Indonesia. “Jadi ini perlu terus didorong untuk semakin membaik ke depan, dan kita berharap di bawah kepemimpinan Pak Prabowo dengan membantu presiden ini tentunya Kemenhan bisa menjadi satu perekat kebangsaan kita dan menjadi lokomotif untuk kemajuan Indonesia ke depan,” pungkasnya.

Anies dan Susi

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dinilai publik sebagai menteri Kabinet Indonesia Maju paling bagus kinerjanya. Dalam survei nasional yang dilakukan Indobarometer, tingkat kepuasan publik terhadap Ketua Umum Gerindra itu mencapai 26,8 persen.

“10 menteri yang disebut oleh masyarakat, oleh responden sebagai menteri yang kinerjanya bagus. Minta sebut satu. Pertama Prabowo Subianto,” ujar Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari saat rilis survei di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (16/2).

Menteri yang kinerjanya dinilai bagus di urutan berikutnya adalah Menkeu Sri Mulyani (13,9 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (12,6 persen), Menkopolhukam Mahfud MD (7,3 persen), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (5,2 persen), dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (1,8 persen).

Menyusul kemudian Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (1,4 persen), Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian (1,4 persen), Menko PMK Muhadjir Effendy (0,9 persen), Menko Kemaritiman (0,9 persen), lainnya (4,4 persen). Sementara yang tidak menjawab 23,3 persen.

Popularitas Prabowo juga paling tinggi ketimbang menteri lainnya. Lima menteri teratas tingkat popularitasnya adalah Menhan Prabowo Subianto (18,4 persen), Menkeu Sri Mulyani (10,6 persen), Menteri BUMN Erick Thohir (8,2 persen), Menkopolhukam Mahfud MD (7,9 persen), dan Mendikbud Nadiem Makarim (5,3 persen).

“Jadi menteri paling terkenal, paling dikenal, adalah Prabowo. Saya kira wajar karena Beliau adalah mantan calon presiden dua kali,” kata Qodari.

Qodari menilai survei ini menunjukkan, keputusan Prabowo bergabung dengan pemerintahan Jokowi adalah keputusan tepat. Sebab, panggung politik Prabowo masih terus bertahan hingga 2024. Hanya saja, dia mengingatkan ada kekhawatiran reshuffle seperti yang pernah dialami Anies Baswedan sebagai Mendikbud dulu.

“Jadi kalo melihat data ini, bisalah saya katakan keputusan Pak Prabowo untuk masuk kabinet adalah keputusan yang tepat. Artinya panggung politiknya terus bertahan sampai 2024. Cuma saya ada kekhawatitan melihat data 5 taun lalu, dua paling atas Anies Baswedan kena reshuffle dan Susi Pudjiastuti nggak lanjut jadi menteri. Jadi waspadalah-waspadalah,” kata dia.

Survei nasional Indobarometer ini dilaksanakan 9-15 Januari. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden dari seluruh Indonesia. Margin of error survei sebesar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here