Beritainternusa.comPengemudi Ojek Online (Ojol) terlibat selisih paham dengan debt collector atau mata elang di Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur sekira pukul 17.30 WIB. Diduga pemicunya karena motor yang dikendarai salah seorang pengemudi Ojol hendak ditarik.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Arie Ardian menjelaskan dua orang mata elang mengaku mendapatkan surat kuasa dari pihak leasing untuk menarik motor salah seorang pengendara.

“Ketika penarikan ada terjadi sedikit perselisihan tetapi tidak ada pemukulan di sana, karena ini ojol, sehingga ojol lain ikut kumpul di sana,” kata dia saat dihubungi awak media, Selasa (18/2).

Saat ini, kedua orang yang berprofesi sebagai mata elang diamankan ke Polres Metro Jakarta Timur. “Iya sudah diamankan,” ucap dia.

Tidak Terjadi Bentrokan

Sementara itu, Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Stevanus Tamuntuan menjelaskan pihaknya sedang mendalami kasus ini. Saat ini, ada empat orang yang dimintai keterangan sebagai saksi untuk menggali fakta-fakta yang terjadi.

“Kami periksa saksi yang ada di TKP supaya tidak simpang siur apa yang terjadi,” ujar dia.

Stefanus meluruskan bahwa peristiwa tersebut adalah perselisihan. Namun tidak sempat menjadi bentrokan yang meluas karena segera ditangani oleh pihak Polres Jakarta Timur.

“Tidak ada bentrok hanya selisih paham. Kami pun sudah mengamankan TKP,” ucap dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here