Wabup Kotabaru, Ir. H. Burhanuddin

Beritainternusa.Com, Kotabaru (Kalsel) – Setelah sekian lama melakukan pelayanan di rumah dinas, momentum hari sumpah pemuda Wakil Bupati Kotabaru Ir. H. Burhanuddin masuk kantor, pada Senin 28 Oktober 2019.

Ketika ditemui Awak Media Berita Internusa. Com di ruang kerjannya, Burhanuddin mengatakan, “Saya masuk kantor ini karena memang di sarankan oleh Bapak Gubernur Kalimantan Selatan Bapak Sahbrin Noor agar saya selaku wakil bupati tetap beraktivitas di kantor,” ucapnya.

Burhanudin menguraikan, momentum di hari sumpah pemuda ini sangat bersejarah di mana pada saat itu pemuda-pemuda kita berkomitmen untuk menyatukan seluruh kekuatan yang dimiliki dari berbagai penjuru, kemudian berkomitmen untuk membangun kesatuan dan persatuan. Instruksi Gubernur saya sudah merasa berterima kasih, karena pak gubernur sudah membentuk tim, kemudian melakukan investigasi apa yang terjadi sehingga duduk persoalannya beliau sudah tahu dari laporan tim yang independen yang profesional.

Ia juga menjelaskan, bahwa  tim sudah bekerja secara profesional mewawancarai pihak-pihak yang berkompeten sehingga mendapatkan berbagai informasi yang akurat dan apa adanya, yang penting itu kemudian lahirlah surat mulai beraktivitas lagi di kantor dan diikuti dengan hak-hak yang selama ini terganggu pendistribusiannya.

“Harapan saya kedepannya tentu kita bekerja secara profesional kita mengikuti aturan-aturan yang berlaku, karena kita bekerja di pemerintahan terikat oleh aturan tidak ada tindak-tanduk kita itu tanpa mengacu kepada aturan, apalagi kebijakan dan sebagainya itu semua mengatur dalam peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.”

“Mengenai pelayanan kepada masyarakat selama ini saya selalu memberikan pelayanan tapi di rumah, disinikan hanya formalitasnya saja, tapi kalau berkantor ya di mana saja bagi pejabat politik itu sah-sah saja,” imbuhnya.

Menurutnya, dimanapun yang namanya pejabat politik itu tidak ada sebuah keharusan  berkantor, terkecuali pejabat administrative,  seperti Sekretaris Daerah, Kepala Dinas, itu memang umumnya berkedudukan di kantor.

“Kalau saya selama ini hanya tidak berkantor saja, tapi pelayanan- pelayanan kepada masyarakat jauh lebih efektif dan efisien di situ,” pungkasnya.

(MUD/BIN)*

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here