Beritainternusa.Com, Kotabaru (Kalsel) — Lembaga adat Kerajaan Pulau laut menggelar kegiatan memperingati hari sumpah pemuda sekaligus memperkenalkan kembali sejarah kerajaan Pulau laut. Dilaksanakan di Makam keramat Raja-raja Pulau Laut Desa Sigam Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru, pada Minggu 27 Oktober 2019.

Dari Pantauan Awak Media Berita Internusa. Com, acaranya cukup hidmat  dihadiri langsung oleh Dewan Musyawarah Adat, Bahrudin, Dewan Kehormatan, Endang Suhendri, Dewan Pembina Adat Gt. Ramlan, Ketua Korwil Lembaga Adat Kerajaan Pulau Laut (LAKPL) Kotabaru Donny Febryan Pratama, Wakil Ketua Korwil Kotabaru ,Razanah Sekretaris Rully Dhandi Nugroho, Bendahara Gt.Trisna Handayani, Koordinator Public Relation Gt. Muzakkir Kesuma Koordinator Multimedia Ramadhan.

Adapun peserta diikuti puluhan pelajar mewakili SMAN 1 Kotabaru, SMAN 2 Kotabaru, MAN Kotabaru, dan SMA Garuda. Kegiatan diwarnai penyampaian sejarah raja-raja pulau laut, dan pengecatan makam keramat Raja-raja Pulau Laut diawali oleh Dewan musyawarah adat Bahrudin, dan diiringi dengan peserta yang berhadir.

Ketua Korwil Lembaga Adat Kerajaan Pulau Laut (LAKPL) Kotabaru Donny Febryan Pratama kepada Awak Media mengatakan, “acara ini dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda, kami dari pengurus LAKPL mengajak pihak sekolah untuk mengenal sejarah siapa itu Pangeran Jaya Sumitra, siapa Abdul Qadir, siapa Pangeran Branta Kesuama, dan siapa Pangeran Abdurahman,” ucapnya.

Karena, kami sangat yakin sebagai juriat keturunan raja pulau laut dulunya tidak mengenal beliau, apalagi anak-anak sekolah sekarang pasti tidak mengetahuinya, dikarenakan tidak ada yang mengangkat sejarah tentang raja-raja pulau laut yang bermakam di Desa Sigam. Kedepan guna di bulan Januari nanti tahun 2020 kami akan mengangkat kembali seni budaya berupa lomba tari (japin sigam) untuk setingkat SMA sederajat se Kotabaru.

Kepengurusan LAKPL ini baru dilantik 2 minggu, dengan harapan melalui kegiatan ini bisa lebih mengenalkan bahwa dikotabaru ada Lembaga Adat Kerajaan Pulau Laut,” pungkasnya.

Begitu pula Dewan Musyawarah Adat Bahrudin mengatakan, “acara hari adalah dalam rangka perkenalan kepada keturunan dan generasi kita khususnya yang berada di Pulau Laut, tentang memperkenalkan sejarah Kerajaan Pulau Laut dan tentang Lembaga Adat Kerajaan Pulau Laut, “katanya.

Harapan kami dengan diperkenalkannya sejarah dan lembaga ini agar betul-betul mengetahui sejarah, sehingga dengan demikian generasi sekarang bisa menghargai jasa-jasa para raja-raja yang bermakam disini. Tentunya dengan kegiatan hari ini bukan hanya sekedar pertemuan saja karena kedepan banyak hal yang ingin diluruskan seperti nama tentang makam ini diantaranya ini makam raja-raja sigam, akan tetapi sebenarnya adalah makam raja-raja pulau laut yang berada diwilayah desa Sigam.

Kemudian menggali lebih dalam lagi sejarah raja-raja pulau laut secara lebih akurat, dan benda-benda peninggalan sejarah raja-raja pulau laut yang tersebar dibeberapa tempat yang mungkin disimpan oleh para juriat atau keturunannya, kemudian kita kumpulkan dan kita perkenalkan pada generasi muda sekarang dan yang akan datang,” jelasnya. (MUD/BIN)*

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here