Kades Sang Sang, Muhammad Kusairi, S.Ag

Beritainternusa.com, Kotabaru (KALSEL) — Peristiwa klasik tentang kondisi fasilitas umum masyarakat desa berupa jalan Kabupaten  yang dibuat dan dipelihara oleh Pemerintah Kabupaten/Kota tetap menjadi  hal menarik ditelusuri oleh awak media sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai alat control social.

Awal Oktober 2019 lalu, Beritainternusa.com telah melaporkan tentang kerusakan  jalan kabupaten di desa Sang Sang, Kecamnatan Klumpang Tengah, Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan, karena digunakan secara sewenang-wenang oleh perusahaan tambang batubara. Yang mana imbasnya sampai ke masyarakat berani mengadukan hal tersebut kepada Presiden RI.

Kini desa Sang Sang kembali menuai kisah baru. Di mana Kepala Desanya Muhammad Kusairi, S.Ag mengaku telah beberapa kali menerima keuntungan (Fee) atau konpensasi (ganti kerugian) ataupun apalah sebutannya, dari perusahaan penambang batubara yang menggunakan fasilatas jalan yang ada dilingkungan desa tersebut, baik dalam jumlah yang besar maupun kecil.

Dari hasil penelusuran awak media diperoleh informasi dari masyarakat bahwa Kepala Desa Sang sang Kecamatan Kelumpang Tengah Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan dalam menjalankan roda pemerintahan telah menerima fee desa  sebesar Rp. 21.540.000,- dari penambang batubara PT. CSB (Chem Sumber Bumi) dengan rincian 5.385 Mt @ Rp. 4.000/Mt.

Sumber yang ditemui namun enggan menyebutkan namanya mengatakan bahkan Kepala desa sang sang telah menandatangani kwitansi disertai dengan  Stempel Kepala Desa  sebagai bukti pihak perusahaan telah  menyerahkan fee desa.  Dengan bukti yang ada, kepala desa sang sang patut dihargai  kejujurannya untuk pembuktian pada masyarakat desa sang sang menyangkut fie desa yang diterima menggunakan stempel desa sang sang, yang seharusnya kepala desa sang sang tidak perlu terlalu jauh melibatkan pemerintah kabupaten kotabaru kecamatan kelumpang tengah, dikarenakan penggunaan stempel desa khususnya terkait penerimaan fie dari penambang batubara kepala desa tidak ada dasar hukumnya, terkecuali fie desa tersebut tertuang dalam peraturan pemerintah desa sang sang. Namun patut dihargai keterbukaan dan kejujuran  kepala desa sang sang tersebut.

Awak media Berita Inter Nusa pada Senin (21/10) melakukan  konfirmasi dengan Kepala Desa Sang Sang Muhammad Kusairi melalui telpon seluler. Sang Kades  mengatakan bahwa fie desa yang diterima dari PT. CSB sebesar Rp. 21.540.000,- telah dibagikan untuk sungai karuh Rp. 1.000/ton yang diterimakan oleh AR, jalan Toba Rp. 500/ton yang diterimakan oleh  D & M, untuk RT. 1 dan RT. 2 Rp. 1.000/ton yang diterimakan oleh B & J dan untuk desa sang sang Rp. 1.000/ton. M. Kusairi lebih jauh mengatakan setelah menyerahkan fie tersebut tidak banyak mengetahui lagi ke guanaannya. (BHD/BIN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here