Bocah korban penganiayaan di Kukar Meninggal.

Beritainternusa.com,Kaltim – Korban penganiayaan di Kutai Kertanegara, PT (7) meninggal dunia setelah koma 3 hari di ruang PICU RSUD AW Syachranie Samarinda. Dia menjadi korban penganiayaan Susanti (23) hingga menderita Mati Batang Otak (MBO).

“Pasien anak ini meninggal jam 4 sore ini, di ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit),” kata Humas RSUD AW Syachranie ¬†di kamar jenazah, Rabu (2/10).

Dia mengungkapkan, pihaknya telah melakukan operasi pengambilan, pembersihan darah beku di kepala korban. Bahkan saat dirawat di ruang PICU, PT juga mendapatkan pemasangan ventilator.

“Sampai hari ketiga perawatan, korban tidak sadarkan diri. Tim dokter sudah melakukan upaya maksimal, komprehensif,” ujarnya.

Pantauan merdeka.com, jenazah PT masuk kamar jenazah sejak pukul 17.45 Wita. Sampai malam ini, ada 5 anggota keluarga korban berada di kamar jenazah, bersama dengan 2 personel Polsek Sangasanga.

“Kita tambah pasal disangkakan kepada tersangka, pasal 80 ayat 3 Undang-undang Perlindungan Anak, karena mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Kanit Reskrim Polsek Sangasanga Ipda Suhariyanto.

Diketahui, bocah PT dengan banyak luka memar sekujur tubuh, sedang koma dalam perawatan RSUD AW Syachranie, Samarinda. Dia diduga dianiaya Susanti, pasangan lesbian tantenya, Md (17). Kasus itu terbongkar Senin (30/9), setelah korban dibawa Susanti dan Md (17), dari Puskesmas ke IGD RSUD AW Syachranie. Begitu tiba di rumah sakit, Susanti langsung kabur, dan akhirnya kasus itu dilaporkan nenek korban, ke Polsek Sangasanga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here