Aksi Demo di DPRD Solo.

Beritainternusa.com,Solo  – Massa yang tergabung dalam Soloraya Bergerak menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Kota Solo, Senin (30/9). Sekitar 1.000 orang memulai aksinya di ruas Jalan Adi Sucipto, depan gerbang utama DPRD, pukul 15.20 WIB. Namun mereka tidak bisa mendekat ke pintu utama karena kawat berduri dan penjagaan yang ketat.

Satu persatu koordinator dan peserta aksi melakukan orasi. Ada 10 tuntutan yang mereka sampaikan dalam aksi tersebut. Yakni menolak pasal-pasal bermasalah RUU KUHP hingga pendidikan gratis. Sejumlah spanduk dan poster berisi tuntutan juga mereka bentangkan.

“Tolak pasal-pasal bermasalah pada RUU KUHP, RUU Pertahanan, RUU Ketenagakerjaan, RUU Pemasyarakatan, RUU PSDN, RUU Pertambangan, cabut Undang-Undang Budidaya Pertanian, UU MD3, sahkan RUU PKS, RUU PDP,” teriak salah satu peserta aksi.

Humas aksi Muhammad Zal mengajak masyarakat, buruh, tani, pelajar, mahasiswa, masyarakat miskin kota dan lainnya untuk bersama-sama turun ke jalan untuk menuntut kesetaraan dan keadilan.

“Sejarah gerakan rakyat reformasi 1998 tak kenal lelah. Itu menunjukkan ke kita bahwa hak tidak diberikan namun harus direbut,” katanya.

Sejumlah tuntutan juga disampaikan oleh para pendemo. Diantaranya pencabutan PP tentang pengupahan, pencabutan UU KPK yang baru, pengusutan pelanggaran HAM, stop represifitas di Papua, penghentian pembakaran hutan dan lainnya.

“Stop kriminalisasi aktivis, pemerintah harus bertanggungjawab atas konflik agraria di Solo Raya, wujudkan pendidikan gratis, demokratis, ilmiah dan berkarakter kerakyatan,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan orasi masih terus berlangsung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here