Cerita ini ditulis atas izin dan  permintaan yang bersangkutan

Penulis : Septi Nuraini & Sandra Monika

Keakraban Keluarga bukti cinta AS

Pasca Hari Raya Idul Fitri , “AS” sudah Sampai Jakarta dan menghubungi “BR”

Assalamu alaikum sayang … kata “AS” walaikum salam Abang . jawab “BR” Minal aidin wal faizin ya mohon maaf lahir batin, sama –sama abang umi juga minta maaf kalau ada salah kata.

O iya abang kerumah kapan, tanya “BR” ibu sama bapak sudah menunggu, tanya terus, kata BR”

O iya lusa saya ke rumah sayang, masakin yang enak-enak ya, pinta “AS” bercanda , abang mau dimasakin apa ??? tanya “BR”

Ga usah sayang besuk kita keluar makan aja sama anak-anak. Jawab “AS”

Akhirnya hari yang dijadwalkan telah tiba, “AS” berngkat kerumah :BR” diantar sopirnya, perjalanan cukup jauh , belum lagi macet , sekitar jam 14.00 wib baru sampai ditempat tujuan,

Ass alaikum “AS” mengucapkan salam dirumah orang tuanya “BR” walaikum salam jawab Ibu “BR” dan keluarga.

Dengan senang hati “AS”  datang ke rumah “BR” , sambutan keluarga saudaranya sangat luar biasa, sudah seperti keluarga tidak ada rasa canggung apa lagi grogi, semua bercanda seperti sudah saling mengenal sebelumnya.

Putri dan putra “BR”  “RH” dan “RT” tampak akrab dengan “AS” bahkan “RT” anak perempuan “BR” tidak malu-malu di pangku dipelukan “AS”

AS memang sosok laki-laki yang gentelmen, bicara apa adanya tidak ada yang ditutup-tutupi darinya.

Bahkan sesekali ngebannyol, bercanda membuat suasana semakin akrab.

Sudah beberapa menit ngobrol sama keluarga , “AS” meminta Izin kepada Orang tua “BR” untuk mengajak ‘BR” dan anak-anaknya keluar makan .

Ibu bapak mohon izin , saya mau mengajak “BR” dan anak-anak untuk makan  bersama diresto  “BA” cianjur.

O’iya ga apa-apa ,manga silahkan hati-hati dijalan, jawab kedua orang tuanya “BR”

“AS” “BR” dan anak-anaknya beranjak naik mobil bersama diantar sopirnya, ditengah perjalanan saling berjanda ria bahkan sesekali , saling meledek satu sama lain.

Sayang mang alhir-akhir ini ga ada acara , tanya “AS” kepada “BR” , saat ini belum bang mungkin mulai minggu depan normal lagi. kata “BR”

Iya abang pesen aja, kalau lagi isi acara jaga diri jaga hati, ingat abang jangan melayani laki-laki  iseng. Kata “AS”

Tenang sayang , jangan kawatir  umi akan selalu jaga itu..tegasnya”

Tak berapa lama sudah sampai di restoran yang dituju, dan “AS” pesen menu kesukannya

Ikan bakar .cumi bakar dan sayur-sayuran tidak pernah ketinggalan, mereka terasa asyik menikmatinya, sesekali “AS” menyuapkan makanan ke “BR” sebaliknya “BR” juga begitu, keduanya sedang dilanda asmara sehingga dunia terasa miki berdua, tidak memperdulikan ada anak-anaknya .

Wajah “BR” dan “AS” menunjukan bahwa keduanya sangat menyintai, sehingga saling memberi satu sama lain, “BR” mengambil tisu dan membersikan sisa makanan dibibir “AS” sebaliknya ‘AS” juga begitu.

Dilihat kemesraan itu seolah keduanya tidak mau dipisahkan, dan hanya maut yang memisahkan.

Selesai meningmati makanan keduanya ngobrol, abang kayaknya abang cepat-cepat melamar umi, semua keluaraga setuju kok. Kata “BR”

Nanti sayang jangan buru-buru , kita perlu perhitungan yang tepat,kan kita harus menyiaan segalanya. Ucap “AS”

Akhirnya mereka masuk mobil dan kembali pulang, sampai dirumah kedua orang tua “BR” sudah tidur karena memang sudah jam 22.00 wib.

Akhiranya “AS” pamit pulang , sayang ayah pulang udah malam, salam buat ibu dan bapak ya.kata “AS”

Iya Abang , hati-hati dijalan jangan ngebut-ngebut. Kalau dah sampai telp iyaa.

Kata “BR”

Ya sayang, “As” salaman denag kedua anaknya “BR” dan mengecup kening a”RT”  “BR” lansung raih tangan “AS” dan menciumnya , “AS” mencium kening “BR” sambil berkata LOVE YOU Hany.

“BR” menjawab LOVE You TO

Sampai di rumah “AS sekitar jam 2.30 wib dan sengaja tidak memberi kabar takut mengganggu tidurnya.

Kesukan harinya baru memberi kabar.

Bersambung………………………………?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here