Beritainternusa.com, JAKARTA — Polres Metro Jakarta Barat memusnahkan seluruh barang bukti kasus narkoba jenis ganja, pil ekstasi, sabu, dan prikotropika “happy five” dari hasil ungkap selama dua bulan terakhir, senilai puluhan miliar rupiah, bertempat di Polres Metro Jakarta Barat, Jl. S. Parman 31 Slipi Jakarta Barat, Kamis (5/9/2019).

Menurut Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi Sik. MH, karena barang bukti dalam jumlah yang besar pihaknya harus segera memusnahkan. Sebagai bagian dalam melengkapi Berkas Acara Pemeriksaan (BAP).

“Narkoba merupakan musuh besar negara dan kami bersama jajaran tidak akan mentolerir hal tersebut,” ucap Hengki, Kamis (5/9).

Dia menambahkan, “Barang bukti ganja merupakan sindikat jaringan lintas kampus yang kita ungkap, sedangkan sabu merupakan sindikat Internasional Malaysia-Indonesia yang kita ungkap di Kepulauan Riau.”

Pemusnahan barang bukti narkoba senilai lebih dari Rp 50 miliar ini merupakan harga di level end user. Merupakan hasil dari sejumlah pengungkapan kasus selama periode dua bulan. Terdiri dari 12 kasus, 1 kasus home industri, dan 1 kasus jaringan internasional Malaysia-Indonesia, dengan jumlah tersangka 16 orang.

“Pihak kepolisian akan menjerat tujuh tersangka dengan Pasal 114 ayat (2) dan 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU Narkotika dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara atau seumur hidup dan hukuman mati,” tandas Hengki.

Sementara perwakilan dari Walikota Jakarta Barat M. Zein memberikan ucapan terima kasih juga apresiasi atas pengungkapan berbagai jenis narkotika oleh Polres Metro Jakarta Barat. Karena itu sama juga telah menyelamatkan generasi masa depan bangsa.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja Polres Metro Jakarta Barat yang sering sekali mengungkapkan narkotika, dan saya tegaskan untuk para pelaku agar ditindak sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya (Red-BIN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here