Beritainternusa.com, Jakarta Barat – Bukan cerita mistisnya yang setiap tahun memakan korban jiwa karena terseret arus air dan tenggelam lalu diketemukan dalam keadaan sudah tidah bernyawa, bukan pula mitos adanya ratu buaya putih yang sering menampakkan diri di bendungan polor ini yang ingin disuguhkan penulis. Tapi tumpukan sampah yang memadati permukaan air sepanjang  kali yang ingin dikabarkan oleh Beritainternusa.com kepada masyarakat yang berdomisili di sepanjang aliran sungai kali angke menjurus ke bendungan polor dan kepada pemangku jabatan terkait yang bertugas diwilayah pemerintahan Kota Tangerang dan Kota Jakarta Barat khusus Kelurahan tedekat aliran sungai.

Hujan Sesaat yang mengguyur daerah perbatasan Jakarta Barat-Kota Tangerang, di Kelurahan Kembangan Selatan-Gondrong Petir, pada Rabu (28/8) sore menjelang magrib kemarin, telah menyisakan pekerjaan lapangan bagi Pasukan Orange untuk melakukan sterilisasi sampah yang memenuhi permukaan kali sepanjang 200-300 meter Kali Angke Bendungan Polor, Perbatasan Tangerang Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan Jakarta Barat.

Warga di sekitar Bendungan Polor, Kelurahan Kembangan Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat cemas. Pasalnya mereka selalu saja dihantui banjir lantaran luapan air dari Bendungan Polor tersebut.

Bendungan Polor ini merupakan aliran Kali Angke. Lokasinya berbatasan langsung antara Kembangan dengan Kota Tangerang.

“Di sini kalau hujan sebentar juga air sudah naik dari Kali. Daerah langganan banjir,” ujar Dahlan (57) satu dari warga setempat saat ditemui Beritainternusa.com di sekitar Bendungan Polor, Kembangan pada Kamis (29/8/2019).

Hal serupa disampaikan oleh Imran (56) satu warga sekitar. “Genangan air selalu timbul apabila hujan tiba.Pasalnya saluran air di Kali tersebut berjalan tersendat. Banyak sampah berserakan sehingga arus air menjadi tersumbat.” Katanya.

Pantauan awak media BIN, sampah-sampah itu banyak menumpuk di sepanjang permukaan kali Bendungan Polor. Sampah seperti dari bahan plastik dan barang bekas berserakan mengambang di permukaan Kali. Arus air pun tak berjalan lancar akibat tumpukan sampah itu.

Penulis: Umar Salim
Editor  : Red-BIN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here