Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Beritainternusa.com,Jakarta  РKepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian menjelaskan pengiriman pasukan ke Nduga, Papua, karena adanya pembunuhan 34 karyawan PT Istaka.

“Faktor itulah yang menyebabkan pasukan dikirim ke Nduga,” kata Jenderal Pol Tito Karnavian seusai pertemuan dengan tokoh agama dan masyarakat di Jayapura, Selasa (28/8). Dikutip dari Antara.

Dikatakan dia, sebelum terjadi pembunuhan karyawan PT Istaka ada beberapa kejadian yang dilakukan kelompok Egianus Kogoya, namun pihaknya tidak mengirim pasukan. Tetapi dengan adanya pembunuhan ini, maka pengiriman pasukan dilakukan untuk mengamankan wilayah tersebut.

Selain untuk mengamankan, pasukan yang ada juga untuk penegakan hukum terhadap kelompok tersebut, kata Tito Karnavian seraya mengakui memang dalam pertemuan itu juga ada yang menyampaikan permintaan penarikan pasukan namun pihaknya menyatakan pasukan masih dibutuhkan untuk mengamankan kawasn tersebut.

Bila ada tokoh yang kredibel yang bisa menjamin keamanan di wilayah itu khususnya tidak ada lagi gangguan dari kelompok Egianus Kogoya, maka penarikan pasukan bisa dipertimbangkan.

“Namun hingga kini tidak ada tokoh kredibel yang bisa menjamin keamanan di wilayah tersebut,” terang Tito Karnavian.

Dalam kunjungan kerja ke Papua, Kapolri dan Panglima TNI bersama dua mantan Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Irjen Pol Martuani Sormin, serta mantan Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI George Supit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here