Wapres JK tinjau Pembangunan UIII.

Beritainternusa.com,Jakarta – Wali Kota Depok Mohammad Idris akan menyelesaikan pembebasan lahan yang menghambat pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Terlebih Wakil Presiden Jusuf Kalla menargetkan kampus tersebut mulai menerima mahasiswa pada 2020 mendatang.

Sebelumnya, Jusuf Kalla mengakui masih ada kendala dalam proses pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Depok, Jawa Barat. Mulai dari lahan, hingga beberapa tower yang masih ada di lokasi tersebut.

“Memang pembangunan UIII sedang sedikit ada masalah terkait pembebasan lahan dan orang yang menempati lahan. Kita akan bantu mempercepat penyelesaian,” kata Idris seperti dilansir dari Antara, Sabtu (24/8).

Dia mengungkapkan, salah satu bentuk bantuannya adalah memberikan keringanan percepatan IMB, menciptakan suasana kenyamanan situasi di UIII.

Idris menegaskan mendukung kehadiran UIII yang berbeda dengan Perguruan Tinggi yang ada, yaitu yang fokus pada masalah keagamaan, teknologi, sistem pengajaran modern dan kapasitas nasional.

“Kalau ditanya targetnya yang pak JK tahun depan harus beroperasi. Ya harus sesuai dengan target dan ada timelinenya,” ujarnya.

Dia menerangkan, akan menyiapkan sarana penunjang mulai dari akses jalan menuju UIII yang juga akan dibangun Museum Rasulullah SAW.

Untuk diketahui, Jusuf Kalla meninjau proses pembangunan sejumlah fasilitas di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) pada Kamis (22/8). karta.

“Pengerjaan UIII cukup maju terkecuali kendala lahan yang harus diselesaikan karena tahun depan harus sudah mulai operasional. Soal lahan itu hubungannya dengan Wali Kota (Depok), segera terbitkan SK tentang penertibannya,” kata Wapres.

Kendala pembebasan lahan tersebut tidak akan menghambat proses akademik perkuliahan yang akan dimulai 2020, mengingat penerimaan mahasiswa baru akan segera dibuka secara bertahap.

“Penerimaan pertama mungkin hanya 500 mahasiswa, bertahap, jadi tidak sekaligus selama ruang kuliah, asrama, ruang dosen sudah ada,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here