Marsilah mengumpulkan galon demi tanaman tembakau

Beritainternusa.com, Yogyakarta – Gunungkidul-Marsilah ibu muda dari Padukuhan Ploso Desa Giritirto Kecamatan Purwosari merupakan perempuan handal sebagai seorang petani tembakau,di setiap pagi ibu ini dengan semangat tinggi dan penuh ceria sudah mengisi Galon-Galonya yang di susun berjajar di samping jalan.

Marsilah saat di temui Senin (15/7/19) di sela- sela dirinya mengisi galonya menyampaikan “pekerjaan saya yang seperti ini saya lakukan setiap pagi,ini galon sejumlah lima puluh galon,saya isi air,airnya beli sejumlah lima puluh galon ini beli airnya sebesar tujuh puluh ribu,ini semua akan saya buat menyirami tanaman tembakau.

Tanaman tembakau saya berjumlah seribu batang,dari tanam sampai panen itu membutuhkan waktu tiga bulan,kalau di hitung-hitung dari bibit,air untuk menyiram itu habis modal sekitar satu juta sampai satu juta limaratus,”ucapnya

Marsilah menambahkan ” keuntungan tinggal harga pasaranya,biasanya tembakau ini panen empat sampai lima kali panen(pepel) seribu batang ini menghasilkan dua puluh gulung daun tembakau,kemudian satu gulungnya bisa menghasilkan tiga kilo tembakau kering,kalau harga sekarang antara lima puluh ribu sampai enam puluh ribu,kalau harga sedang baik satu kilo tembakau bisa seharga sembilan puluh ribu sampai seratus ribu,untuk saat ini sedang anjlok harganya,tuturnya”.

Ketika di tanya kenapa tidak memilih komoditas lain Marsilah mengatakan” kalau tanaman lain modalnya besar,seperti bawang merah,modalnya besar walaupun dari tanam sampai panen hanya membutuhkan enam puluh hari sudah panen,saya pilih tembakau karna modalnya sedikit bisa panen ( pepel) berkali-kali”.tutupnya

Editor : Aisha Humaira

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here