beritainternusa.com, Jogja – komunitas plester minggu 23 juni 2019 mengadakan acara syawalan di pantai indrayanti gunungkidul yogyakarta dalam perjalanan komunitas ini membuat ulah menghabiskan jalan yang seharusnya bisa di gunakan oleh pengendara lain tetapi ruas jalan dipenuhi arak-arakan komunitas plaster yang mengakibatkan penguna jalan lainya terganggu bahkan mengakibatkan kemacetan akibatnya terjadilah salah faham dengan pengguna jalan lainya dan terjadilah keributan di area rumah makan griyowono yang berada di jalur pantai baron ke arah pantai indrayanti.

  Ngatno pemilik rumah makan griyowono merasa dirugikan karena beberapa fasilitas rumah makan dirusak oleh beberapa orang anggota plaster dan mereka mengacak-acak kasir, untung uang yang ada dimeja kasir sudah diamankan terlebih dahulu begitu tau diluar terjadi keributan bahkan 3 buah parang yang biasanya untuk mengupas kelapa muda juga di bawa, warung milik sadio yang berada tidak jauh dengan rumah makan griyowono juga ikut dijarah, untuk mengantisipasi hal-hal yang lebih buruk Ngatno segera menghubungi polres gunungkidul dan juga polsek tanjungsari.

   Dengan kesigapan aparat kepolisian datang  sehingga situasi menjadi kondusif kembali dan juga mengamankan beberapa anggota komunitas plaster AB 2159 UD serta barang bukiti 1 unit sepeda motor yang dibakar oleh masa, tetapi masih ada sekelompok anggota komunitas plaster yang tertinggal oleh teman-temanya kemudian mereka bersembunyi di area wisata pantai drini, Joko salah satu anggita plaster menuturkan teman-tenanya yang tertinggal terdiri dari 27 laki-kaki 7 perempuan dan 5 anak-anak karena mereka takut kalau di hadang masa yang merasa kesal dengan ulah komunitas plaster.

 Akp Sapto sudaryanto SH Kapolesek tanjungsari beserta jajaran juga  Rahmafian wijayanto camat tanjungsari datang dilokasi pada pukul 18.00 wib untuk mengamankan mereka dan kemudian mengiidentifikasi satu persatu sesuai dengan kartu identitas masing-nasing, tepat pukul 19.30 wib kemudian dikawal untuk keluar wilayah pantai drini menuju arah kota wonosari.

Editor : Aisha Humaira

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here