Panitia Muhammadiyah Jogja Expo 2018 berkunjung ke redaksi Tribun Jogja, Selasa (25/9/2018)

Beritainternusa.com,Yogyakarta  – Sebanyak 20 Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan 5 Pimpinan Rating Muhammadiyah (PRM) akan pamer kreativitas dan program unggulan mereka pada masyarakat umum, pada gelaran  Muhammadiyah Jogja Expo ( MJE ) 2018.

MJE 2018 merupakan acara pameran pertama yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Acara yang akan diselenggarakan di Sportorium UMY pada 5-7 Oktober 2018 ini akan menghadirkan PCM dan PRM unggul, yang telah lolos seleksi.

Dari total 85 PCM di DIY, terpilihlah 20 PCM unggul, mereka adalah PCM Wirobrajan, PCM Kotagede, PCM Umbulharjo, PCM Mantrijeron, PCM Piyungan, PCM Pleret, PCM Dlingo, PCM Imogiri, PCM Sleman, PCM Minggir, PCM Prambanan, PCM Depok, PCM Gedangsari, PCM Semin, PCM Nglipar, PCM Ponjong, PCM Dekso, PCM Wates Selatan, PCM Galur, dan PCM Sentolo.

Nantinya, akan ada tiga juara yang diumumkan sebagai PCM Unggul tingkat DIY.

Sekretaris Panitia MJE 2018, Sanusi menyampaikan pada Tribunjogja.com, selain pameran program unggulan dari PCM dan PRM se-DIY, akan ada pula beberapa perlombaan untuk memeriahkan acara.

“Ada lomba-lomba permainan tradisional, misalnya egrang, sundah mandah, dan gobak sodor. Selain itu, ada pula membatik massal, senam massal, sepeda gembira, dan lain-lain,” ungkapnya Selasa (25/9/2018).

Tak cukup di situ saja, MJE 2018 akan menggelar pengajian akbar yang akan diidi oleh Prof. Dr. Din Syamsudin dan talk show tentang pengembangan cabang dan ranting Muhammadiyah.

Bagi pecinta kuliner, Sanusi mengatakan jika bazar kuliner dan pementasan seni budaya juga akan hadir Muhammadiyah Jogja Expo 2018 ini.

Ketua Panitia MJE 2018, Muh. Ikhwan Ahada, mengungkapkan tujuan diadakannya acara ini adalah untuk syiar menuju Milad Muhammadiyah ke-106, yang akan diperingati pada 18 November 2018.

“Selain untuk menyambut milad, para pemenang nantinya akan diikutsertakan untuk pameran tingkat nasional di Gunungpring, Muntulan pada 18-21 Oktober 2018,” ucapnya.

Ikhwan menambahkan ada enam kriteria yang dilakukan selama seleksi PCM dan PRM unggul ini.

“Satu di antaranya adalah administrasi yang telah kami lakukan sejak setahun lalu. Mereka (PCM) juga harus mengunggah video profil di situs YouTube dan mendapatkan like sebanyak mungkin. Itu adalah salah satu penilaiannya,” tambahnya.

Disampaikan Ikhwan, mengunggah video profil ke YouTube adalah untuk menginspirasi cabang-cabang Muhammadiyah lain baik dalam maupun luar negeri untuk menghasilkan program-program yang kreatif.

Muhammadiyah Jogja Expo 2018 rencananya akan dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Prof. Dr. Muhajir Effendy, M.A.P.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here