Sandiaga Uno Bakal Calon Wakil Presiden Indonesia

Beritainternusa.com,Jakarta – Badan Pengawas Pemilu menemukan data ganda dalam Daftar Pemilih Nasional yang dimiliki KPU untuk Pemilu 2019. Temuan Bawaslu ini juga menjadi sorotan publik terutama dua kubu yang akan mengikuti kontestasi pada Pemilu 2019 mendatang.

Bakal calon Wakil Presiden Sandiaga Salahudin Uno juga turut menyoroti masalah ini. Pria yang akrab disapa Sandi itu menegaskan bahwa pihaknya menolak daftar pemilih yang ditetapkan KPU karena masih terdapat data ganda.

“Kami sudah sepakat dan sekjen sudah umumkan posisi kami jelas bahwa kami tolak dan akan disampaikan sekjen dan ini harus diperbaiki dan dipastikan tidak ada yang ganda,” kata Sandiaga di kawasan Duren Sawit, Rabu malam, 5 September 2018.

Menurut Sandi, terdapatnya data ganda membuat proses berlangsungnya Pemilu 2019 kurang maksimal. Karena, adanya data ganda bukan hanya merugikan salah satu pihak saja, tetapi dapat merugikan seluruh kontestan di Pemilu 2019, baik itu di pileg, pilpres ataupun pemilihan DPD.

“Satu nama pun yang terduplikasi itu mencederai proses demokrasi dan saya rasa Pak Presiden Jokowi dan Ma’ruf sepakat dengan kami bahwa kita ingin pemilu yang jujur dan adil,” ujarnya.

Sandiaga berharap KPU lebih cermat lagi dalam menetapkan daftar pemilih di Indonesia. Terlebih, proses pemilu tersebut masih akan dilangsungkan beberapa bulan mendatang, sehingga KPU masih memiliki waktu untuk memperbaiki data tersebut.

“Mari kita perbaiki proses pemilu kita sehingga masyarakat akan meyakini bahwa pemilunya jujur dan adil. Tidak perlu terburu-buru, kita masih punya 7,5 bulan. Terus perbaiki DPT, tidak perlu dikejar tayang gitu dan mari saling melengkapi,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here