Beritainternusa.com,Jakarta –┬áPartai Golkar enggan menanggapi blak-blakan Mahfud MD dalam proses kegagalannya menjadi Cawapres Jokowi. Mahfud menyebut, ada ancaman yang dilakukan KH Ma’ruf Amin melalui PBNU kepada Jokowi agar memilih cawapres dari kader NU. Hal itu diketahui Mahfud dari Ketum PKB Muhaimin Iskandar.

Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich menilai, apa yang disampaikan Mahfud merupakan tafsir pribadi. Menurut dia, yang tahu persis pencalonan Ma’ruf Amin sebagai cawapres yakni Jokowi dan pimpinan parpol koalisi.

“Kita belum tahu, biarlah orang itu. Itu kan tafsir dan yang tahu sendiri kan Pak Jokowi, gimana sampai beliau putuskan Pak Ma’ruf sebagai pendamping beliau,” kata Lodewijk di di posko Cemara,Menteng , Jakarta Pusat,Rabu (15/8)

Mundur dari Menpan RB, Asman Abnur beberkan hasil kinerjanyaAsman Abnur: Mudah-mudahan pengganti saya orang yang lebih netralWakapolri dikabarkan jadi Menpan RB, Ngabalin akui besok di Istana ada pelantikan

Dalam acara ILC tvOne semalam, Mahfud juga membeberkan perihal kejanggalan proses pemilihan nama Ma’ruf Amin. Mantan Ketua MK ini menyebut, ada tekanan diterima Jokowi di detik terakhir sehingga dipilihlah sang Rais Aam PBNU tersebut.

Tak ingin menanggapi lebih jauh, Lodewijk mengatakan saat ini tugas partai koalisi pendukung adalah merumuskan 11 direktorat Tim Pemenangan. Mereka juga memiliki tugas menseleksi ratusan jubir sebagai tim kampaye Jokowi-Ma’ruf.

“Jubir kita lagi siapkan, internal external semua,” tutup dia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here