Jogja.Beritainternusa.com,Gunungkidul – Sebagai representasi dalam semarak Kemerdekaan Indonesia yang ke-73, banyak hal dilakukan oleh masyarakat untuk merayakannya.

Berbeda dengan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang ada di Nglanggeran ini, tak ingin merayakan kemeriahan dengan hal biasa.

Pengibaran 1000 bendera dan bendera sang saka merah putih raksasa menjadi hal pertama yang dilakukan di daerah Gunungkidul khususnya Patuk, Nglanggeran.

IMG-20180813-WA0008

Tak tanggung-tanggung, sebuah bendera berukuran 28×42 meter dengan berat lebih dari 2 kuintal dikibarkan pada sebuah bukit berbatu di Gunung Buchu, Gunung Api Purba Nglanggeran.

Aris Budiyono, koordinator acara ini sekaligus Bidang Pemasaran dan Promosi Pokdarwis Nglanggeran menuturkan ada sekira 1300 bendera kecil dan satu bendera raksasa menghiasi wilayah Geopark Embung Nglanggeran seluas 20 hektar ini.

“Target awal hanya 1000 tapi karena kesemangatan warga dan masyarakat akhirnya bisa terkumpul 1300 bendera yang menghiasi daerah ini, selain itu satu bendera raksasa kita kibarkan di Gunung Buchu dengan pengibar dilakukan oleh sekitar 15 personil profesional dari Gorila Adventure,” katanya saat ditemui media, Senin (13/8/2018).

IMG-20180813-WA0009

Selain itu, lanjut Aris, proses persiapan membutuhkan waktu sekira satu bulan, mulai dari membuat bendera hingga menaikkan bendera ke atas bukit.

Semua dilakukan gotong royong oleh pemerintah, masyarakat, TNI Polri dan seluruh elemen masyarakat.

“Kami membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan dan 26 rol kain untuk membuat bendera merah putih,” tambahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here