Jogja.beritainternusa.com,Gunungkidul- Minggu (05/08/2018) anggota kepolisian berhasil membekuk KS (23) warga Lamban Dukuh, RT 05 RW 08, Karang Klesem, Pekuncen, Banyumas, Jawa Tengah, pelaku pencurian smartphone milik Diyah Kurniasih (28) warga Kerdon RT 02 RW 02, Desa Karangsari, Kecamatan Semin. Penangkapan KS sendiri berjalan cukup menegangkan lantaran sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara pelaku yang berusaha melarikan diri dengan petugas.
Kapolsek Semin, AKP Sriyadi melalui Kanit Reskrim Ipda Mahmet Ali Bahonar kasus pencurian yang menimpa Diyah terjadi pada Sabtu (04/08/2018) kemarin. Akibat pencurian yang terjadi tersebut, korban yang mengalami kerugian Rp 1,7 juta setelah smartphone bermerk Sony miliknya dibawa kabur oleh seorang tukang kredit peralatan rumah tangga yang menyambanginya.

Rupanya, rumah yang terletak di Padukuhan Warung, Desa Gedangrejo, Kecamatan Karangmojo tersebut merupakan rumah kontrakan dari KS.
“Setelah kita cocokan ciri-ciri orang yang kami intai, ternyata ada kemiripan dengan keterangan dari korban,” tutur Mahmet.
Sadar buruannya ada di depan mata, polisi pun lantas melakukan pengerebekan. KS sendiri sempat menyadari bahwa aksinya sudah ketahuan dan lantas berusaha kabur melalui pintu belakang rumah kontrakannya. Aksi kejar-kejaran pun lalu terjadi di antara polisi dengan KS.
“Hampir setengah jam kita tadi kejar-kejaran dengan pelaku. Dia kita tangkap saat bersembunyi di dalam rumah milik warga,” imbuh dia.
Usai berhasil dibekuk, KS kemudian dibawa ke Mapolsek Semin guna penyelidikan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui baru sekitar 3 minggu bekerja sebagai tukang kredit sekaligus penagih peralatan rumah tangga yang beroperasi di Kecamatan Semin.
Dalam melancarkan aksi pencuriannya kemarin, KS memanfaatkan kelengahan korban yang masuk ke dalam rumah setelah mendengar anaknya menangis. Adapun smartphone miliknya tersebut ditinggalkan di depan rumah, tempat korban menemui pelaku yang tengah menawarkan barang dagangannya. Melihat kesempatan itu, pelaku lantas mengambil dan menyimpan hp.
“Saat itu korban sempat menanyakan hp kepada pelaku, tetapi dia tidak mengaku dan langsung pergi,” terangnya.

Pewarta               : Supriyanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here