Beritainternusa.com,Gunungkidul – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) diperbolehkan untuk bekerjasama dengan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hal tersebut diungkapkan oleh menteri Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) Eko Putro Sandjojo.

“Saya sudah bertemu dengan masyarakat Gunungkidul untuk sharing apa saja yang sudah dilakukan pemerintah 4 tahun ini,” katanya di GOR Siyono Gunungkidul, Senin (31/7/2018).

Ia mengatakan dana desa tahun depan dapat bertambah. Saat ini Presiden Jokowi telah menggelontorkan dana desa sebesar Rp 180 trilliun lebih.

“Beliau (presiden) berpesan agar dana desa tetap dikawal dalam penggunaannya, agar bisa bermanfaat bagi pembangunan di desa-desa,” tuturnya.

Ia mengatakan dalam 3 tahun pemenafaatan dana desa telah memperliahtkan hasilnya seperti pengurangan angka kemiskinan.

“Kemiskinan di desa menurun drastis baru kali ini Indonesia angka kemiskinan menyentuh single digit yaitu 9,8 persen,” terangnya.

Sementara itu Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan telah membuat program terkait dengan pengembangan BUMDes.

“Kami telah mencanangkan program 1 desa 1 bumdes sekarang sudah terbentuk kurang lebih 90 bumdes di seluruh Gunungkidul,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here