Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Tommy Soeharto (tengah) mendapatkan nomor 7 sebagai peserta pemilu 2019 saat pengundian nomor urut parpol di kantor KPU, Jakarta, Minggu (19/2).

 

Beritainternusa.com, Jakarta – Partai Berkarya menggelar rangkaian pendidikan dan pelatihan (Diklat) calon legislatif DPR, Minggu (22/7/2018). Diklat digelar untuk menyamakan persepsi, visi, misi untuk memenangkan Pemilu 2019.

“Pada kesempatan ini, dalam rangkaian acara pendidikan dan pelatihan calon legislatif Partai Berkarya 2019 kita semua akan mendengarkan, belajar, mengevaluasi, dan merumuskan strategi untuk memenangkan pemilu legislatif 2019 sebagai dari ikhtiar kita untuk membawa cita-cita tersebut,” ujar Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto saat membuka Diklat seperti dalam keterangan tertulisnya.

Tommy mengatakan,Partai Berkarya  hadir dan bercita-cita untuk mengembalikan berbagai fungsi kenegaraan, sehingga negara benar-benar hadir di tengah-tengah rakyatnya, sehingga tidak ada lagi petani dirugikan, anak-anak kecil menangis karena lapar, tidak ada lagi pihak asing yang secara arogan berbuat seenaknya.

Dia pun meminta peserta diklat untuk yakin, optimis, dan bisa menjadi caleg yang mau benar-benar mendengarkan aspirasi rakyat dan peka terhadap situasi dan kondisi bangsa.

“Karena itulah ciri khas kader Partai Berkarya. Tujuan kita bukanlah kekuasaan semata, tapi tujuan kita adalah untuk memperjuangkan keadilan yang kita raih dengan memenangkan kompetisi di seluruh wilayah,” kata Tommy.

Tommy meminta kepada para bakal caleg mempersiapkan diri dengan merumuskan strategi yang tepat dan jitu. Pemilu kali ini, kata dia merupakan ujian awal bagi seluruh kader Partai Berkarya untuk membuktikan diri bahwa semua memiliki potensi yang sama dengan kader partai-partai yang sudah lebih dahulu berdiri.

“Saya yakin seluruh calon legislatif dari Partai Berkarya memiliki komitmen besar untuk dapat memenangkan seluruh pertarungan di seluruh wilayah, 34 provinsi dan 80 daerah pemilihan,” kata Tommy.

Target 4 Persen Parliamentary Threshold

Tommy mengatakan, Partai Berkarya sebagai partai baru memiliki target dalam pemenangan Pileg 2019. Partai Berkarya menargetkan meraih parliamentary threshold 4%.

“Saya yakin, jika kita memiliki cita-cita besar yang sama dalam Partai Berkarya, kita harus menyatakan bahwa tidak pantas bagi kita hanya berjuang untuk mendapat hasil minimal, kita optimis dan kita yakin kemenangan akan dapat kita raih, dan angka ambang batas sebesar 4% Insya Allah dapat kita lampaui,” kata dia.

Putra Presiden kedua Soeharto ini mengatakan, untuk menyusun strategi yang jitu, maka semua bakal caleg semua harus melakukan analisis terpadu dan komprehensif, dan peta kekuatan harus disusun.

“Ingat metode SWOT yaitu Strenght, Weakness, Opportunity, Threat. Analisa dasar yang dapat kita gunakan untuk mengetahui kekuatan kita sebagai potensi, kelemahan kita sebagai sesuatu yang harus dievaluasi, peluang yang harus kita manfaatkan, serta pendekatan yang harus kita gunakan dalam memenangkan setiap pertarungan di pileg 2019,” kata dia.

Termasuk, lanjut dia, jika memungkinkan instrument lainnya seperti survei elektabilitas, pemetaan serta pemahaman secara komprehensif terhadap wilayahnya. Hal tersebut merupakan modal yang cukup baik untuk merumuskan strategi pemenangan pemilu legislatif 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here