Jogja.beritainternusa.com, Gunungkidul – Cuaca yang tidak menentu masih terjadi di wilayah Gunungkidul. Hal ini juga berpegaruh pada gelombang tinggi yang terjadi di wilayah Pantai Selatan Gunungkidul. Gelombang air laut yang cukup tinggi mengakibatkan sejumlah nelayan meliburkan diri untuk melaut seperti biasanya.

Sejak beberapa hari belakangan, gelombang air laut terus mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan dibeberapa pantai ombak besar sampai mengarah ke bibir pantai yang biasanya tidak terkena ombak laut. Sejumlah anggota SAR pun disiagakan untuk lebih memperketat penjagaan di masing-masing pantai.

“Ada peningkatan gelombang air laut memang. Antara 2 sampai 3,5 meter bahkan lebih dari itu. Diperkirakan memang akan terjadi beberapa hari kedepan,” kata Kepala BPBD Gunungkidul, Edy Basuki, Senin (16/07/2018).

Ia pun mengimbau bagi para nelayan untuk tidak melakukan aktifitas melaut terlebih dahulu. Hal itu lantaran gelombang dan angin yang bertiup cukup membahayakan jika nekat melakukan aktifitas di lautan. Sejumlah kapal atau perahu yang sering kali digunakan juga hendaknya dipinggir-pinggirkan terlebih dahulu.

Selain itu, ia juga mengimbau para pengunjung pantai untuk lebih waspada lagi. Menjaga keselamatan harus diutamakan, dan tidak bergantung dengan himbauan-himbauan yang ada. Petugas jaga pun saat ini juga terbagi menjadi dua, dimana sebagian tetap berjaga di pantai dan sebagian ikut terjun ke lapangan untuk melakukan penyisiran pencarian korban laka laut di Pantai Nampu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here