Jogja.beritainternusa.com – Gunungkidul 7 juli 2018 tahun ajaran baru membuat pusing para orang tua yang mau menyekolahkan anaknya, dengan kebijakan pemerintah menggunakan sistim rayon seperti saat ini, dirasakan Supardi warga tanjungsari yang menginginkan anaknya bisa masuk di SMP 3 Tanjungsari, ternyata tidak bisa diterima karena di SMP3 tanjungsari cuma menerima 2 kelas dengan kuota 64 siswa.

Sedangkan pilihan ke 1 pendaftaranya  sudah 87 untuk pilihan ke2 pendaftaranya  87 dengan jumlah pendaftar sebanyak itu , harus menolak pendaftar sejumlah 110 pendaftar.

Agustinus sudaryanto kepala sekolah SMP 3 Tanjungsari berharap untuk tahun ajaran baru di masa yang akan datang mohon kepada dinas pendidikan kabupaten gunungkidul , untuk ditambah kuota menjadi 3kelas agar menampung calon siswa baru yang ada disekitarnya. “pungkasnya.
Sedangkan untuk SMP 1 Tanjungsari jumlah pendaftar pilihan pertama berjumlah 57sedangkan kuota penerimaan 3 kelas, sampai saat ini untuk pilihan kedua baru ada 15 pendaftar , seperti yang disampaikan sunarwanto petugas pendaftaran.
Dengan adanya sistim rayon  ini pemerintah bertujuan baik untuk pemerataan siswa namun kurangnya sosialisasi kepada masyarakat umum sehingga memusingkan orang tua yang ingin menyekolahkan anak seperti yang disampaikan subani warga kemadang tanjungsari.

Pewarta dwi.h

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here