Beritainternusa.com, Kulon Progo – PT Angkasa Pura I memastikan proses pembangunan Bandara Kulon Progo / New Yogyakarta International Airport (NYIA) berjalan sesuai jadwal. Setelah Lebaran ini, tahapan dilanjutkan dengan land clearing atau pembersihan lahan yang berada di kawasan Izin Penetapan Lokasi (IPL).

“Saya memantau PP (PT Pembangunan Perumahan) melanjutkan pelaksanaan pekerjaan lapangan,” kata Project Manager NYIA, R. Sujiastono, Kamis (26/6/2018).

Sujiastono enggan berkomentar lebih detail. Dia hanya menyebutkan tahapan hari ini bukan pengosongan rumah milik warga. Tapi hanya pembersihan tanaman yang sempat tertunda saat bulan Ramadan kemarin. Sujiastono juga enggan menyebutkan berapa luasan lahan atau jumlah tanaman milik warga yang diratakan dengan tanah ini.

“Kemarin kan Lebaran, makanya habis Lebaran dilanjutkan. Ini tidak ada pengosongan,” ujarnya.

Disinggung apakah sebelumnya sudah memberitahu warga jika akan ada proses pembersihan lahan dan ternyata hari ini masih adanya perlawanan dari warga, Sujiastono mengaku pemberitahuan sudah beberapa kali diberikan.

“Pemberitahuan kan sudah beberapa kali. Yang jelas sekarang (proyek Bandara Kulon Progo) on the track,” imbuhnya.

Desa Glagah, Kecamatan Temon, Angkasa Pura mengerahkan setidaknya 12 alat berat untuk membersihkan tanaman milik warga penolak proyek Bandara Kulon Progo yang berada di kawasan Izin Penetapan Lokasi (IPL). Proses yang sempat diwarnai kericuhan ini mendapatkan pengamanan ketat petugas gabungan dari polisi, TNI, dan Satpol PP.

Kericuhan berawal ketika warga penolak bandara melakukan perlawanan dan menghadang alat berat yang akan merobohkan pohon kelapa, tanaman cabai, dan tanaman lainnya. Karena kalah jumlah, warga yang sempat melawan hanya bisa menangis dan pasrah melihat tanaman yang mereka tanam diratakan dengan tanah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here