Beritainternusa.com,Gunungkidul- Perwakilan Solidaritas Kepala desa mengadakan audiensi dengan Bupati Gunungkidul guna membahas beberapa tuntutan antara lain meminta gaji setara dengan Aparatur Sipil Negara golongan II, dan tuntutan untuk mendapatkan Asuransi Kesehatan, Rabu (27/6/2018) di ruang rapat sekda pemerintah kabupaten Gunungkidul.

Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan penyampaian aspirasi kepala desa (kades) merupakan hal yang biasa karena para kades mempunyai permasalahan-permaslahan di desa tentu harus berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.

“Aspirasi kades yang disampaikan beberapa kewenangannya berada di provinsi, pemerintah pusat, maupun kementrian terkait,” terangnya.

Selanjutnya Badingah mengatakan jika pada aturan pusat diperbolehkan maka akan langsung ditindaklanjuti, tetapi jika tidak maka ditampung dulu dan akan dicarikan solusi.

“Terkait permintaan gaji kades disamakan dengan ASN golongan dua, perlu ada pembahasan serta perlu komunikasi dengan pemerintah provinsi maupun pusat,” terangnya.

Ia menjelaskan jika nantinya diperbolehkan oleh pemerintah provinsi maupun pusat keputusan kepala desa mendapat gaji setara dengan ASN dapat segera diputuskan tetapi jika tidak pemerintah kabupaten akan mencari solusi lainnya.

Sementara itu Kepala Desa Banyusoca Sutiyono mengatakan beberapa aspirasi kades yang disampaikan ke Pemerintah Kabupaten telah ditindaklanjuti.

“Aspirasi paling krusial yang disampaikan adalah sinergi regulasi tiap beberapa UPD mengalami perbedaan pemahaman, kedua terkait advokasi kepala desa, ketiga aspirasi kesejahteraan kepala desa,” terangnya.

Saat disinggung mengenai penyampaian aspirasi mengenai THR pemerintah desa mengalami kesulitan.

“Walaupun sudah ada regulasi tetapi kami kesulitan karena sumber dana dari ADD, retribusi pajak, dan PADes kesulitan kita dari 144 desa PADes nya kecil. Jika diprosentase tidak ada 10 persen dari 144 desa,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here