Trigana Air jenis Twin Otter Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Pesawat Trigana Air Diduga Ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata, Pilot Luka di Punggung, http://jogja.tribunnews.com/2018/06/25/pesawat-trigana-air-diduga-ditembak-kelompok-kriminal-bersenjata-pilot-luka-di-punggung. Editor: iwe

 

Beritainternusa.com ,Papua – Kasus penembakan pesawat dengan korban pilot kembali terjadi di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua pada Senin (25/6/2018). Penembakan ini diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB).

Sebelumnya, pada tanggal 22 Juni 2018, Kelompok KKB juga melakukan penembakan terhadap pesawat Twin Otter Dimonim Air PK-HVU rute Timika-Keneyam di lokasi yang sama.

Atas peristiwa itu, Co- Pilot Irena Nur Fadila terkena serpihan peluru pada pergelangan kaki. Kali ini Kelompok KKB melakukan penembakan terhadap pesawat milik Trigana Air jenis Twin Otter yang dipiloti Capt Ahmad Kamil (27).

Pesawat ini mengangkut logistik Pemilu dan personil pengamanan. Atas peristiwa itu, pilot Ahmad Kamil mengalami luka tembak di bagian punggung sebelah kiri.

Saat ini kondisinya tengah menjalani perawatan medis di Klinik Kenyam.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal membenarkan adanya penembakan terhadap pesawat Trigana jenis Twin Otter yang mengangkut logistik pemilu.

“Benar Kelompok KKB melakukan penembakan saat pesawat milik maskapai Trigana itu mendarat di Bandara Kenyam,” paparnya.

Atas ulah Kelompok KKB, ungkap Kamal, pilot yang membawa pesawat terkena serpihan peluru dibagian punggung sebelah kiri.

“Pilotnya saat ini sudah mendapat perawatan. Informasinya, pilot bersama pesawat akan segera diterbangkan ke Kabupaten Jayawijaya,” ujarnya.

Mengenai penembakan tersebut, lanjut Kamal, saat ini aparat gabungan TNI dan Polri tengah melakukan penyisiran guna menangkap para pelaku.

“Upaya penangkapan terhadap para pelaku masih kita lakukan. Untuk kondisi di sana, sampai sejauh ini masih kondusif,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here