Beritainternusa.com, Bantul –  Kepolisian Sektor Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengimbau kendaraan bertransmisi automatic tidak melewati jalur tanjakan Cinomati di wilayah perbatasan Pleret dengan Kecamatan Dlingo demi keselamatan.

Saya mengimbau mobil matik jangan lewat Cinomati, karena rata-rata yang gagal menanjak mobil jenis itu, ditambah pengemudi tidak hafal medan,” kata Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kretek AKP Sumanto di Pospam LebaranCinomati  Bantul, Selasa (19/6/2018).

Kapolsek mengatakan, alasannya sistem pada mobil automatic tidak dirancang untuk mengganti kecepatan gigi, dan jika melintasi tanjakan namun tenaganya kurang kuat, kendaraan bisa mundur ke belakang, sehingga membahayakan pengendara lain.

Menurut dia, salah satu syarat agar mobil bisa melintasi jalur alternatif menuju kawasan Dlingo itu dengan menjalankan mesin pada kecepatan gigi satu, hal ini bisa dilakukan dengan menggunakan mobil transmisi manual.

Kapolsek mengatakan, selama libur Lebaran 2018, ada sekitar 30 mobil dan 25 sepeda motor wisatawan yang tidak kuat melewati tanjakan curam Cinomati dengan kemiringan 45 derajat itu, beberapa di antaranya mobil jenis automatic dengan pengemudi perempuan.

“Driver perempuan banyak yang gagal, kemarin ada lima sampai enam mobil, lalu kita ganti drivernya dari personel Polsek maupun relawan, bahkan waktu membuka pintu mobil, ada driver perempuan yang kakinya gemetaran,” katanya

Legar  Pratama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here