Ilustrasi

 

Beritainternusa.com, Jakarta – KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di tiga lokasi dalam bulan Ramadan. Di mana saja lokasinya? Pertama, KPK melakukan OTT terhadap Bupati Purbalingga Tasdi, pada Senin (4/6). Dia terlibat kasus suap untuk memenangkan PT Sumber Bayak Kreasi (SBK) sebagai pemenang proyek Purbalingga Islamic Center tahun 2018.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, Tasdi mendapatkan uang suap itu dengan mengancam Kepala ULP Pemkab Purbalingga Hadi Kiswanto. Hadi diminta Tasdi untuk memenangkan PT Sumber Bayak Kreasi dari proyek itu.

Tasdi mendapatkan uang suap Rp 100 juta yang merupakan bagian dari commitment fee Rp 500 juta dari nilai proyek itu. Pemberi suap yaitu Hamdani Kosen, Ardirawinata dan Librata Nababan merupakan kontraktor yang mengerjakan proyek pembangunan Purbalingga Islamic Center dari PT Sumber Bayak Kreasi (SBK).

Setelah melakukan pemeriksaan intensif dan ekspose, KPK menetapkan 5 orang tersangka berkaitan dengan kasus tersebut yaitu Tasdi dan Hadi selaku penerima suap, sedangkan 3 orang lainnya yaitu Hamdani, Librata, dan Ardirawinata sebagai pemberi suap.

Kedua dan ketiga, lembaga antirasuah itu kembali melakukan OTT di Blitar dan Tulungagung. Lima orang diamankan, termasuk kepala dinas terkait OTT itu.

“Lima orang diamankan, dari kadis, swasta, dan sejumlah orang lain yang perlu dikonfirmasi,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan di gedung KPK, Jl Kuningan Persada, Rabu (6/6/2018).

Dalam operasi senyap itu, Febri mengatakan penyidik KPK menyita duit Rp 2 miliar dalam kardus. Uang suap itu diduga terkait proyek infastruktur. Uang suap itu terdiri atas pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

Saat ini, KPK masih periksa lima orang yang diamankan, termasuk Kepala Dinas PU.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here