Ketiga pelaku pemerasan

 

Beritainternusa.com, Jakarta – Polisi menangkap 3 pelaku pemerasan di Rawabunga, Jatinegara, Jakarta Timur. Para pelaku menjerat korban dengan menyuguhkan teh botol kemasan.

“Dia gunakan perempuan untuk membujuk korban menawarkan teh botol. Setelah korban mau dan minum, lalu peran perempuan ini bagaimana bisa ambil barang-barang korban ini,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Tony Surya Putra di Mapolres Jaktim, Jl Matraman Raya, Jakarta Timur, Kamis (7/6/2018).

Peristiwa ini dialami korban bernama Rohidih pada Rabu (6/6) kemarin. Saat itu korban mengaku sedang mencari makanan untuk sahur. Rohidih lalu bertemu dengan Lia Aulia alias Gendut dan Santi.

Korban lalu diajak kedua pelaku ke Taman Barkah, Rawabunga, Jatinegara. Di lokasi tersebut, korban disuguhkan 2 botol teh kemasan. Hingga akhirnya Rohidih kaget bukan kepalang saat ditagih uang Rp 300 ribu atas teh yang diminumnya.

Pelaku dan barang bukti kasus pemerasan di Jatingara, Jakarta Timur

Tony mengatakan jika menolak membayar, korban diancam akan diambil barang-barangnya oleh 2 pelaku pria bernama Udin Jaguar alias Bolet dan Agus Supriyanto. Para pelaku kerap memeras orang lain dengan modus serupa. Mereka meminta bayaran secara paksa hingga mencapai Rp 900 ribu.

“Istilahnya teh itu tidak gratis, harga teh bervariasi mulia dari Rp 300 ribu- Rp 900 ribu untuk satu teh botol,” kata Tony.

Tony menjelaskan di Taman Barkah itulah para pelaku kerap melakukan aksinya. Dia menambahkan aksi pelaku sudah meresahkan warga sekitar.

Menurut Tony, saat ini masih ada satu lagi pelaku perempuan masih dalam pengejaran. Para pelaku pun terjerat pasal 368 KUHP dengan ancaman 9 hukuman tahun penjara.

“Ada 3 orang tersangka yang kita tangkap, satu perempuan dan masih ada DPO satu perempuan lagi. Mudah dalam waktu dekat kita akan segera tangkap,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here