Ilustrasi garis polisi

 

Beritainternusa.com, Bogor – Raja, remaja 19 tahun yang berprofesi sebagai tukang es kelapa ditemukan tewas bersimbah darah di kios dagangannya di Desa Cipenjo, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor. Raja tewas dibacok rekannya sendiri, Saji Ahmad Saputra yang juga penjual es kelapa muda.

Saji membacok rekannya itu karena sakit hati karena di-bully. Saji tiba-tiba datang membawa golok ke kios dagangan Raja dan menghabisi nyawa rekannya itu.

“Mereka (korban dan pelaku) itu teman satu kerja, pelaku datang ke kios es kelapa dan langsung bacok korban tanpa banyak omong. (Dibacok) menggunakan golok,” kata Kapolsek Cileungsi Kompol Mulyadi Asep Fajar, Minggu (3/6/2018).

Peristiwa ini terjadi pada pagi hari tadi. Raja yang diserang bertubi-tubi dengan golok langsung terkapar. Ia tewas di lokasi dengan luka terbuka di bagian leher, kepala, dan tangan.

“Korban tewas di lokasi dan sekarang sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Untuk pelaku sudah diamanin warga sekitar dan anggota yang ke lokasi,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku nekat membunuh korban karena sakit hati. Namun, hingga saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pelaku di Mapolsek Cileungsi.

“Hasil pemeriksaan karena sakit hati, iya semacam itu, di-bully. Tapi masih kita dalami. Barang buktinya yang kita amankan golok untuk membacok korban,” terang Mulyadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here