Para tersangka yang diringkus

 

Beritainternusa.com, Jakarta – Satu orang pelaku pencurian kendaraan motor bersenpi ditembak mati oleh polisi di wilayah Jakarta Timur. Pelaku ditembak mati karena melawan saat dilakukan penangkapan.

“Pelaku pencurian kendaraan bermotor ini satu orang meninggal dunia pada saat proses penangkapan dan melakukan perlawan sehingga dilakukan tindakan tegas,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Tony Surya Putra di Mapolres Jakarta Timur, Jalan Matraman Raya, Jumat, (25/5/2018).

Tony menjelaskan, total ada 9 orang tersangka yang ditangkap dari sindikat curanmor bersenpi asal Lampung itu. Kesembilan tersangka yakni Sukur, Soni Efendi, Hendri, Hermawan, Arifin, Isna, Abdurahman, Rasim serta satu pelaku meninggal dunia atas nama Saifullah.

“Sembilan orang tersangka terdiri dari 6 ada pelaku pencurian kendaraan dan tiga orang lainnya penadah,” ucapnya.

Barang bukti yang disita polisi

Terungkapnya sindikat curanmor ini berawal dari penangkapan Hendri di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, pada Rabu 23 Mei 2018 sekitar pukul 13.00 WIB. Kemudian, petugas mengembangkan kasus itu ke sejumlah daerah di Jakarta sehinga berhasil menangkap 8 orang pelaku lain.

Tony menyebut setiap beraksi sindikat ini melengkapi diri dengan senjata api. Menurutnya para pelaku juga tak segan melukai korban jika aksinya tepergok.

“Kita juga menyita 3 pucuk senjata api rakitan. Walau rakitan kualitasnya sudah cukup bagus dan mirip senjata organik milik Polri. Bahkan pelaku tak segan melukai hingga melakukan pembunuhkan kepada korbannya jika melawan,” jelasnya.

Tony menegaskan akan terus mengembangkan kasus tersebut untuk mencari kemungkinan pelaku lain. Dari tangan pelaku berhasil disita 3 pucuk senjata api rakitan lengkap dengan amunisi, 6 unit sepeda motor hasil curian dan sejumlah kunci letter T.

Para pelaku terjerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here