Jogja.beritainternusa.com, Gunungkidul – Penggantian Antar Waktu (PAW) dilayangkan Partai Amanat Nasional (PAN) terhadap kadernya yaitu Sarmidi berujung tuntutan hukum. Hal itu terungkap oleh kuasa hukum Sarmidi, Suraji Notosuwarno saat dihubungi, Selasa (8/5/2018).

“Saat ini DPD PAN telah mengirim Surat peringatan ke dua, pada saat ini kta telah melakukan gugatan hukum ke pengadilan negeri wonosari saat proses hukum sedang berlangsung kenapa PAN tetap melayangkan surat SP 2, kami sudah mendaftarkan gugatan pada 23 April 2018,” jelasnya.

PAW yang diberikan oleh PAN kepada Sarmidi, lanjutnya, dinilai cacat hukum karena ada beberapa syarat yang harus dipenuhi jika akan memberikan PAW.

“Syarat melayangkan PAW adalah meninggal dunia, dipecat oleh partai, atau terlibat dalam masalah hukum, sedangkan pak Sarmidi tidak mengalami ketiga hal tersebut,” jelasnya.

Suraji berharap kedepannya DPD PAN Kabupaten Gunungkidul mencabut Surat peringatan ke-2.

“Jika DPD PAN tidak mencabut SP 2 maka DPD PAN tidak menghormati proses hukum yang berlangsung ,” imbuhnya.

Ia mengatakan belum ada tindak lanjut dari DPD PAN Kabupaten Gunungkidul dan kemungkinan mediasi akan ditempuh di pengadilan.

“Dengan adanya kasus ini berimbas Sarmidi dicoret dari bakal calon legislatif PAN,” jelasnya.

Sementara itu, relawan pendukung Sarmidi, Supriyanto warga paliyan akan mempertimbangkan kembali dukungannya terhadap PAN.

“Yang mendasari pendukung sarmidi menolak kebijakan PAN karena kebijakan tersebut melanggar undang-undang yang berlaku,” terangnya.

Sementara itu Sekretaris Dewan Perwakilan Daerah (DPD) PAN Anwarudin menjelaskan rencana PAW Sarmidi sesungguhnya sudah diketahui oleh yang bersangkutan sejak hasil pemilu 2014 diketahui.

“Di dalam aturan PAN bagi incumbent harus memperoleh suara 35 % BPP dan Non Petahanan 25 % BPP. Kebetulan pak sarmidi tidak memenuhi 35 % BPP sehingga ada ketentuan beliau harus PAW antara caleg dibawahnya,” terangnya.

Selanjutnya Anwarudin menambahkan DPD PAN Gunungkidul hanya melaksanakan aturan internal partai.

 “DPD akan meladeni gugatan pak sarmidi besok senin tgl 14, DPD di undang ke PN Wwonosari,” tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here