Senpi rakitan yang diserahkan warga

 

Beritainternusa.com, Palembang – Warga Desa Sungai Ceper di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, secara sukarela menyerahkan 52 pucuk senjata api rakitan kepada TNI. Senjata diserahkan dengan catatan warga minta nasib mereka diperhatikan.

Menurut Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0402/OKI Kapten Arh Marsito, hal ini menunjukkan kesadaran warga Desa Sungai Ceper meningkat. Terutama saat prajurit TNI melakukan himbauan dalam acara satgas TMMD.

“Penyerahan 52 pucuk senjata api rakitan oleh warga di Sungai Ceper ini dilakukan secara bertahap. Ini sebagai bentuk rasa kesadaran warga. Terutama setelah TNI melakukan sosialisasi dalam kegiatan TMMD ke 101 melalui Kodim 0204/OKI,” kata Marsito kepada wartawan di lokasi, Rabu (3/5/2018).

Lebih lanjut, Marsito mengatakan warga di Sungai Ceper selama ini masih banyak memiliki senpira. Bahkan senjata mereka produksi sendiri secara tradisional untuk dijual ke warga luar daerah, tapi adapula yang digunakan sendiri.

Penyerahan ini diterima langsung oleh Danrem 044/Garuda Dempo Kolonel Inf Iman Budiman sebanyak 27 pucuk, Dan SSK Kapten Chb Jauhari 22 pucuk dan Dandim 0204/OKI selaku Dansatgas TMMD Letkol Inf Septrianizer sebanyak 3 pucuk.

“Ini sebagai bukti bahwa prajurit benar-benar dekat dan dapat meyakinkan niat baik kepada warga sekitar. Terutama dalam menjaga kemanan dan duduk bersama dalam berbagai hal. Termasuk dalam menyongsong kehidupan lebih baik di daerah tersebut,” kata Kapten Jauhari.

Sebagainana diketahui selama ini Sungai Ceper sangat dikenal sebagai kampung senjata api rakitan. Warga di daerah itu banyak memiliki keahlian untuk produksi sendiri senjata api menggunakan alat-alat tradisional.

Tidak jarang senjata itu mereka jual ke luar daerah dan digunakan untuk tindak pidana kejahatan. Polisi sudah beberapa kali melakukan penggerebekan. Tetapi tetap masih ada saja warga yang nekat memproduksi dan menyimpan benda terlarang itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here