Banjir yang melanda delapan kecamatan di Cilegon, Banten

 

Beritainternusa.com, Cilegon – Banjir yang melanda delapan kecamatan di Cilegon, Banten, menyebabkan satu bocah hilang terseret arus. BPBD Cilegon masih melakukan pencarian.

Peristiwa hilangnya bocah kelas 5 SD bernama Muhammad Arifin (11) itu terjadi pada Rabu (25/4/2018) sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, air yang membanjiri wilayah Kecamatan Cibeber sedang deras-derasnya.

Saat itu, Arifin bersama temannya Topan terseret arus kali Cibeber, Topan berhasil selamat karena tersangkut di jembatan sedangkan Arifin hilang terseret arus.

“Topan tersangkut di jembatan dan selamat sedangkan Arifin terbawa arus dan belum diketahui sampai saat ini,” kata Kasubsi Ops Basarnas Banten Hairoe Amir, Kamis (26/4/2018).

Hingga saat ini, pihak BPBD Cilegon dibantu Basarnas Banten masih melakukan pencarian terhadap bocah hilang tersebut. Pencarian akan menyisir ke kali tempat bocah tersebut terseret arus.

“Sampai saat ini kita masih melaksanakan penyisiran dan pendataan,” ujar Kasi Kebencanaan dan Kedaruratan BPBD Cilegon Ahmad Mafruh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here