Ilustrasi demo buruh

 

Beritainternusa.com, Jakarta – Polisi mengimbau kaum buruh untuk tidak terlalu euforia dalam merayakan May Day. Kaum buruh diimbau untuk memanfaatkan momen libur itu untuk piknik bersama keluarga.

“Kan hari yang diberikan pemerintah untuk menghargai para buruh dan untuk bisa merayakan. Sama dengan Hari Ibu Kartini. Biar hari itu dimanfaatkan untuk silaturahmi dengan keluarganya, atau mau kumpul keluarga rekreasi,” ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (24/4/2018).

Tapi, polisi juga tidak melarang jika massa buruh akan melakukan unjuk rasa untuk memperingati may day. Polisi siap mengamankan jika massa tetap mau melakukan unjuk rasa berkaitan dengan May Day.

“Kalau misal ada yang memanfaatkan untuk menyatakan pendapat, ya tidak masalah,” ucap Argo.

Selain masalah pengamana, polisi juga menyiapkan rekayasa pengalihan arus berkiatan dengan rencana peringatan may day di Monas 1 Mei mendatang. Polisi akan melakukan buka-tutup jalan jika massa membludak.

“Intinya kepolisian sudah siap mengadakan pengamanan di Jakarta. Itu (pengalihan arus lalu lintas) situasional,” ucap Argo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here