Tersangka penjual miras yang diringkus Polsek Medan Satria Bekasi

 

Beritainternusa.com, Bekasi – Polsek Medan Satria Bekasi menggerebek tempat penjualan minuman keras (miras) yang disamarkan menjadi warung jamu. Dari hasil penggeledahan disita 226 botol miras.

“Modus penjualannya disamarkan menjadi warung jamu. Yang dijual ada jamu, ada juga miras. Minuman (yang disita) semua jumlahnya 226 botol. berbagai merek,” kata Kapolsek Medan Satria Bekasi Kompol I Made Suweta dalam jumpa pers di Gedung Polsek Medan Satria, Selasa (24/4/2018).

Dari 226 botol miras yang disita di antaranya satu dus (12 botol) miras merek Intisari, satu dus anggur kolesom, dua dus bir merek Anker, serta 6 botol Anggur Merah.

Kasus ini terungkap berkat laporan warga mengenai warung yang diduga menjual miras. Polisi kemudian bergerak ke lokasi yakni di Kampung Rawa Pasung, Jalan H Radian RT 007 RW 003 Nomor 90, kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medan Satria, Jumat (20/4), pukul 18.30 WIB.

Dari lokasi polisi menahan S dan FN selaku penjual miras. Keduanya yang sudah ditetapkan tersangka dikenakan pasal 106 jo pasal 24 Undang-Undang RI nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan dan pasal 62 ayat 1 jo pasal 8 ayat 1 Undang-Undang RI nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Saat konfrensi pers Polsek Medan Satria dengan wartawan, terlihat puluhan botol miras hasil sitaan disusun di atas meja konfrensi pers. Selain itu, puluhan dus yang digunakan para pelaku untuk menyimpan miras juga disusun rapi di samping meja konfrensi pers.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here