Jogja.beritainternusa.com, Gunungkidul – Tradisi Rasulan merupakan tradisi turun temurun yang di laksanakan sehabis panen padi dan itu merupakan wujud syukur karena hasil panen melimpah. Adapun pelaksanaan kenduri di lakukan di Padukuhan masing-masing. Acara di mulai pukul 13.00 WIB semua warga berkumpul di padukuhan yang siap mengikuti doa yang di pimpin oleh sesepuh setempat seperti halnya warga padukuhan Jamburejo begitu antusias mengikuti prosesi jalanya kenduri.

Warga dengan membawa sejumlah makanan yang di taruh dalam nampan serta di jadikan satu untuk di doakan mengucap rasa syukur pada Allah SWT atas hasil panen serta bebas dari hama dan di tahun berikutnya hasil akan meningkat setelah di doakan makanan di bagi – bagi ke warga yang hadir.Salah seorang warga yang enggan di sebut namanya menjelaskan , “semua ingkung yang ada dalam kenduri berjumlah 1500 ingkung lebih banyak dari tahun kemarin”.jelasnya

Sekretaris Desa Sodo Dadang saat di konfirmasi Senin (23/04/2018)  mengatakan, ” Tradisi Rasulan di Desa Sodo memang sangat meriah terbukti banyaknya ingkung dari warga setempat menunjukan betapa tradisi ini sangat di jaga serta di lestarikan sedangkan pada malam harinya di adakan wayang kulit bertempat Balai Desa “.pungkasnya

Pewarta                        : Supriyanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here